Sering Memaksa, Sindikat Juru Parkir Liar Stasiun LRT Ampera Palembang Disikat
Kamis, 25 Februari 2021 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Kompol Hardiman juga mengatakan, para jukir liar ini juga diketahui bertugas membuka lahan parkir ditempat yang semestinya tidak dijadikan lahan parkir atau ilegal.
"Yang justru membuka lahan parkir dibawah Stasiun LRT itu adalah tiga orang yang mendalangi tadi," katanya.
Sementara itu, Apriansyah (45), seorang jukir liar yang diamankan menyebutkan bahwa dirinya baru bekerja sebagai jukir dibawah Stasiun LRT Ampera selama empat bulan.
"Seluruh uang setoran parkir di lapak parkir saya diserahkan kepada R. Saya hanya menerima gaji harian sebesar Rp40 ribu. Selama bekerja sebagai jukir, saya juga tidak pernah diberi identitas resmi sebagai jukir," akunya.
"Yang justru membuka lahan parkir dibawah Stasiun LRT itu adalah tiga orang yang mendalangi tadi," katanya.
Sementara itu, Apriansyah (45), seorang jukir liar yang diamankan menyebutkan bahwa dirinya baru bekerja sebagai jukir dibawah Stasiun LRT Ampera selama empat bulan.
"Seluruh uang setoran parkir di lapak parkir saya diserahkan kepada R. Saya hanya menerima gaji harian sebesar Rp40 ribu. Selama bekerja sebagai jukir, saya juga tidak pernah diberi identitas resmi sebagai jukir," akunya.
(shf)
Lihat Juga :