Sejumlah Tanggul Jebol, Kang Emil Sebut Luapan Air Sungai Citarum Luar Biasa
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Palangkaraya Gempar, Usai Cekcok Istri Ditemukan Tewas Bersibah Darah dan Suami Gantung Diri
Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, pada Senin (22/2/2021), tinggi muka air di Kecamatan Pebayuran sekitar 80-250 cm. Emil juga mengatakan, bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir terus mengalir , baik dari BPBD Kabupaten Bekasi, BPBD Provinsi Jabar, maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sementara warga yang rumahnya rusak berat maupun roboh akibat banjir dapat mengikuti program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu). "Untuk kedaruratan mudah-mudahan ambil contoh yang surut sehingga dapat dikerjakan titik ini, kita akan perbaiki supaya air tidak mengalir lagi ke titik-titik rumah yang lain," paparnya.
"Kita ada anggaran rutilahu . Membangun rumah baru nanti kita upayakan bisa dari pemerintah kabupaten maupun provinsi nanti tinggal didata oleh kepala desa," sambung Emil. Baca juga: Bersembunyi di Lemari Kaca, Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter Gegerkan Warga Bener Meriah
Pemprov Jabar Jabar menganggarkan Rp560 miliar untuk memperbaiki 31.500 unit rumah rutilahu di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jabar. Selain itu, Emil menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Jabar pun terus berjalan. Ada yang sudah 100 persen selesai, ada pula yang masih dalam tahap pembangunan.
Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, pada Senin (22/2/2021), tinggi muka air di Kecamatan Pebayuran sekitar 80-250 cm. Emil juga mengatakan, bantuan logistik untuk masyarakat terdampak banjir terus mengalir , baik dari BPBD Kabupaten Bekasi, BPBD Provinsi Jabar, maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sementara warga yang rumahnya rusak berat maupun roboh akibat banjir dapat mengikuti program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu). "Untuk kedaruratan mudah-mudahan ambil contoh yang surut sehingga dapat dikerjakan titik ini, kita akan perbaiki supaya air tidak mengalir lagi ke titik-titik rumah yang lain," paparnya.
"Kita ada anggaran rutilahu . Membangun rumah baru nanti kita upayakan bisa dari pemerintah kabupaten maupun provinsi nanti tinggal didata oleh kepala desa," sambung Emil. Baca juga: Bersembunyi di Lemari Kaca, Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter Gegerkan Warga Bener Meriah
Pemprov Jabar Jabar menganggarkan Rp560 miliar untuk memperbaiki 31.500 unit rumah rutilahu di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jabar. Selain itu, Emil menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Jabar pun terus berjalan. Ada yang sudah 100 persen selesai, ada pula yang masih dalam tahap pembangunan.
Lihat Juga :