Wartawan Dianiaya saat Liputan di Kejari, GenTangsel: Saling Evaluasi
Selasa, 23 Februari 2021 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Diceritakan Danang, setiba di gerbang masuk Kejari dia sebenarnya sudah mengenalkan diri kepada sejumlah petugas pengamanan yang berjaga di sana. Namun sayang, petugas tetap melarangnya masuk meliput karena belum ada izin dari dalam.
"Di gerbang masuk, petugas menanyakan maksud dan tujuan saya ke dalam. Kemudian saya pun memerkenalkan diri, seraya mengonfirmasi tentang kegiatan serah terima jabatan Kepala Kejari," kata Danang di Sekretariat Pokja Wartawan Harian Tangsel, sebelumnya. Baca juga: Kunci Gembok Disiram Cairan Kimia, Motor Ninja Wartawan Digondol Maling
Petugas lantas menjawab, jika kegiatan serah terima telah berlangsung pada siang hari. Mendengar penjelasan itu, Danang kembali memastikan acara yang sedang berlangsung apakah terkait lepas sambut Kepala Kejari sebelumnya.
"Terus saya minta izin untuk meliput, karena biasanya acara lepas sambut pasti banyak pejabat lain juga hadir kan. Niat saya sendiri ingin mengonfirmasi beberapa isu, jadi malam itu saya tetap kejar beberapa nara sumber," kata Danang.
"Tapi petugas melarang saya masuk dan berkata belum ada perintah dari dalam. Terpaksa saya menunggu tepat di pelataran depan gerbang pintu keluar. Rencana saya, nanti saya ingin doorstop setelah acara selesai aja," sambungnya.
Tak berselang lama, beberapa pegawai Kejari Tangsel menghampiri sambil mengajaknya berbincang. Bahkan salah satu pegawai yang datang belakangan sekira pukul 21.30 WIB, meminta penjelasan atas kedatangan dirinya itu.
"Saya jelaskan apa adanya kan, namanya wartawan kita juga patuh sama ketentuan. Terus pegawai itu ngajak saya cari minuman kopi, saya tolak karena saya harus dapat konfirmasi nara sumber malam itu juga," ucapnya.
Rupanya kegiatan itu berlangsung hingga larut malam. Sekira pukul 23.15 WIB, nampak beberapa mobil pejabat telah keluar dari area kantor Kejari. Di tengah guyuran hujan lebat, awalnya Danang tetap bertahan memilih menunggu di luar.
"Di gerbang masuk, petugas menanyakan maksud dan tujuan saya ke dalam. Kemudian saya pun memerkenalkan diri, seraya mengonfirmasi tentang kegiatan serah terima jabatan Kepala Kejari," kata Danang di Sekretariat Pokja Wartawan Harian Tangsel, sebelumnya. Baca juga: Kunci Gembok Disiram Cairan Kimia, Motor Ninja Wartawan Digondol Maling
Petugas lantas menjawab, jika kegiatan serah terima telah berlangsung pada siang hari. Mendengar penjelasan itu, Danang kembali memastikan acara yang sedang berlangsung apakah terkait lepas sambut Kepala Kejari sebelumnya.
"Terus saya minta izin untuk meliput, karena biasanya acara lepas sambut pasti banyak pejabat lain juga hadir kan. Niat saya sendiri ingin mengonfirmasi beberapa isu, jadi malam itu saya tetap kejar beberapa nara sumber," kata Danang.
"Tapi petugas melarang saya masuk dan berkata belum ada perintah dari dalam. Terpaksa saya menunggu tepat di pelataran depan gerbang pintu keluar. Rencana saya, nanti saya ingin doorstop setelah acara selesai aja," sambungnya.
Tak berselang lama, beberapa pegawai Kejari Tangsel menghampiri sambil mengajaknya berbincang. Bahkan salah satu pegawai yang datang belakangan sekira pukul 21.30 WIB, meminta penjelasan atas kedatangan dirinya itu.
"Saya jelaskan apa adanya kan, namanya wartawan kita juga patuh sama ketentuan. Terus pegawai itu ngajak saya cari minuman kopi, saya tolak karena saya harus dapat konfirmasi nara sumber malam itu juga," ucapnya.
Rupanya kegiatan itu berlangsung hingga larut malam. Sekira pukul 23.15 WIB, nampak beberapa mobil pejabat telah keluar dari area kantor Kejari. Di tengah guyuran hujan lebat, awalnya Danang tetap bertahan memilih menunggu di luar.
Lihat Juga :