Memilukan, Pemuda di Purwakarta Sering Pukuli Orang Tuanya Sendiri, Kini Hidup Sebatang Kara
Selasa, 23 Februari 2021 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pengungsi Korban Banjir Karawang Terlantar, Bayi dan Lansia Tidur di Emperan Toko
Wawan mengaku, anaknya memiliki gangguan jiwa sejak 2017 lalu. Berkali-kali diobati namun tidak kunjung sembuh lantaran upaya yang dilakukannya itu tidak sampai tuntas. Salah satu faktornya karena tidak bisa lagi membiayai pengobatan . Apalagi dengan penghasilan sebagai kuli sapu di kantin salah satu pabrik, hanya cukup untuk makan sekeluarga saja.
Saat ini, kata dia, hanya bisa pasrah menerima keadaan. Meskipun sering malu kepada tetangga apabila Panji tiba-tiba mengamuk dan menghancurkan rumah yang dia tempati sekarang. Sementara dirinya tidak bisa berbuat banyak, sebatas menenangkan agar marahnya reda.
"Akan tetapi saya masih punya harapan, anak saya suatu saat nanti bisa sembuh. Kami juga memohon maaf kepada tetangga yang merasa resah dengan tingkah laku Panji," ujar dia. Baca juga: Tipu Warga Rp500 Juta, Pria Asal Padang Pariaman Dibekuk Saat Asyik Makan di Restoran
Sementara itu, Panji yang berada di salah satu ruangan yang masih utuh tampak duduk dengan mengisap sebatang rokok. Di sampingnya terlihat nasi dicampur sayuran belum habis dimakannya. Ruangan lain sudah hancur karena dirusak dan sebagian ambruk lantaran diterjang angin dan hujan.
Wawan mengaku, anaknya memiliki gangguan jiwa sejak 2017 lalu. Berkali-kali diobati namun tidak kunjung sembuh lantaran upaya yang dilakukannya itu tidak sampai tuntas. Salah satu faktornya karena tidak bisa lagi membiayai pengobatan . Apalagi dengan penghasilan sebagai kuli sapu di kantin salah satu pabrik, hanya cukup untuk makan sekeluarga saja.
Saat ini, kata dia, hanya bisa pasrah menerima keadaan. Meskipun sering malu kepada tetangga apabila Panji tiba-tiba mengamuk dan menghancurkan rumah yang dia tempati sekarang. Sementara dirinya tidak bisa berbuat banyak, sebatas menenangkan agar marahnya reda.
"Akan tetapi saya masih punya harapan, anak saya suatu saat nanti bisa sembuh. Kami juga memohon maaf kepada tetangga yang merasa resah dengan tingkah laku Panji," ujar dia. Baca juga: Tipu Warga Rp500 Juta, Pria Asal Padang Pariaman Dibekuk Saat Asyik Makan di Restoran
Sementara itu, Panji yang berada di salah satu ruangan yang masih utuh tampak duduk dengan mengisap sebatang rokok. Di sampingnya terlihat nasi dicampur sayuran belum habis dimakannya. Ruangan lain sudah hancur karena dirusak dan sebagian ambruk lantaran diterjang angin dan hujan.
(eyt)
Lihat Juga :