Mendadak Jadi Miliarder, Para Petani di Kuningan Borong Emas hingga Kendaraan

loading...
Mendadak Jadi Miliarder, Para Petani di Kuningan Borong Emas hingga Kendaraan
Petani di Desa Kawungsari, Cibeureum, Kuningan, Jabar mendadak jadi milliader usai mendapatkan uang pengganti dari mega proyek pembangunan Waduk Kuningan. Foto/MPI/Wisnu Yusep
KUNINGAN - Petani di Desa Kawungsari, Cibeureum, Kuningan , Jabar mendadak jadi miliarder usai mendapatkan uang pengganti dari mega proyek pembangunan Waduk Kuningan.

Baca juga: Kilang Minyak di Tuban Itu Sempat Ditolak dengan Tumpengan, Kini Mereka Jadi Miliarder Sejumlah warga yang mayoritas petani mendapatkan uang mencapai miliaran rupiah dari pembebasan tanah untuk proyek Waduk Kuningan.

Baca juga: Kampung Miliarder di Tuban Borong Mobil Mewah, Warganya Rata-rata Dapat Rp8 Miliar

"Pencairan tanggal 4-5 Februari 2021 kemarin, mereka langsung meluapkan keinginnya, seperti membeli barang-barang itu (kendaraan)," kata Kepala Desa Kawungsari, Kusto ketika ditemui MNC Portal Indonesia (MPI), Senin (22/2/2021).

Kusto melanjutkan, mereka yang mendapatkan uang pengganti itu sebagian besar petani . "Yang menerima ya banyaknya petani dari pembebasan lahan itu, kalau yang merantau sekitar 20 persen, dan PNS 0,1 persen dan yang punya lahan," paparnya.





Kusto melanjutkan, barang-barang yang dibelikan warganya itu, merupakan buah dari kesebaran yang dinanti oleh warga atas pembebasan lahan. "Awal di Kawungsari, terus tahun 2015, nah yang sekarang 2021 baru nerima," ujarnya. Program nasional itu berlangsung sejak tahun 2013. Saat ini, fisik bangunan sudah selesai, tinggal pembebasan lahan yang mencapai sekitar 3% lagi.

Pada dasarnya, lanjut dia, kebutuhan yang dibelikan oleh warga merupakan kebutuhan dasar. Mereka pergunakan untuk keperluan sehari-hari dalam menjalankan rutinitas. "Kalau kebutuhan dasar iya, memang karena memang mereka sudah berniat untuk membeli itu kalau cair. Karena, enggak kecil, mereka dapet ada yang Rp 300 juta sampai Rp1,2 miliar," ujar dia.



Tak hanya kendaraan, banyak warga juga, kata Kusto menggelar rasa syukur mereka dengan menggelar selamatan, termasuk mengekahkan anaknya. "Ada juga yang mengekahkan, enggak sedikit, pokoknya campur aduk, ada yang beli emas juga," ungkap dia.

Sementara, Nia (14) warga RT03/01, Desa Kawungsari mengaku bersyukur karena mendapatkan uang pengganti dari pembangunan waduk Kuningan. "Seneng sih, karena kan cukup lama ya, jadi memang beli motor ini, untuk kebutuhan saya sekolah," ujar Nia.

Dengan adanya uang pengganti, dirinya saat ini bisa memperoleh hal-hal yang diinginkan seperti membeli kendaraan. "Karena memang udah niat dari awal, jadi ya beli ini kendaraan," katanya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top