Dukung Pembangunan Jabar Utara, Jasa Sarana Genjot Produksi Tambang Sirtu Paseh

Senin, 22 Februari 2021 - 08:28 WIB
loading...
Dukung Pembangunan Jabar...
Aktivitas tambang sirtu di kawasan Paseh, Kabupaten Sumedang yang dikelola BUMD Jabar, PT Jasa Sarana. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat , PT Jasa Sarana menggenjot produksi tambang pasir batu (sirtu) sebagai wujud dukungan terhadap pembangunan di wilayah utara Provinsi Jabar.

Direktur Utama PT Jasa Sarana, Hanif Mantiq mengatakan, sejak akhir 2020, pihaknya intens mengelola bisnis tambang yang diyakini bisa menjadi salah satu sektor andalan bagi korposasi.

Menguasai lahan seluas 20 hektare di kawasan Paseh, Kabupaten Sumedang, pihaknya kini tengah menggenjot produksi tambang sirtu di kawasan tersebut. "Demand-nya tinggi, untuk permintaan ritel saja setiap hari bisa lebih dari 50 truk dilayani," ungkap Hanif, Senin (22/2/2021).

Menurutnya, selain dikelola untuk memenuhi kebutuhan permintaan ritel bahan bangunan atau para pengembang perumahan, tambang sirtu Paseh juga disiapkan untuk mendukung program pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Utara Jabar.

Sejumlah infrastruktur strategis tersebut, di antaranya Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Pelabuhan Patimban, hingga pengembangan kawasan metropolitan Rebana.

"Tujuan kami men-support pembangunan yang tengah digenjot oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Paseh baru kita garap intens Desember 2020 lalu, targetnya bisa produksi 30.000-50.000 meter kubik per bulan. Pangsa pasar tinggi sekali, sementara lokasi pasir batu saat ini sudah terbatas, kebetulan posisi kita strategis untuk menunjang pembangunan di utara Jawa Barat, papar Hanif.

Hanif juga memastikan meski melakukan eskplorasi sirtu, pihaknya tetap mengutamakan aspek lingkungan. "Aspek lingkungan pun menjadi konsen kami. Nantinya, area tambang akan kami padukan dengan konsep pertambangan berwawasan lingkungan," katanya.

Baca juga: Tinjau Penyaluran BST, Dirut Pos Indonesia Sambangi Korban Bencana Longsor di Purwakarta

Diketahui, kawasan utara Jabar sendiri kimia dengan menjadi fokus pembangunan, seperti rencana pembangunan kawasan metropolitan Rebana di utara/timur laut Provinsi Jabar yang meliputi tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Majalengka, Cirebon, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Kota Cirebon.

Sebagai jantung pertumbuhan kawasan ini, ada Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang dan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka yang berfungsi sebagai pusat konektivitas dan logistik.

Baca juga: Pagi Ini, Sandiaga dan Angela Hadiri Upacara Pemakaman I Gede Ardika

Metropolitan Rebana bahkan diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Dengan 13 kota baru, Metropolitan Rebana diproyeksikan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 5 persen dan menghadirkan 4,3 juta lapangan kerja di 2030.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Pemotongan Hewan Kurban...
Pemotongan Hewan Kurban Dharma Jaya Jadi Pilihan Sejumlah Instansi
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Konsolidasi BUMD Diperkuat,...
Konsolidasi BUMD Diperkuat, Dharma Jaya Siapkan Strategi Ketahanan Pangan Jakarta
Pramono Minta BUMD Persiapkan...
Pramono Minta BUMD Persiapkan Diri Hadapi Tantangan Geopolitik dan El Nino
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Rekomendasi
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Nadhif Basalamah Geram...
Nadhif Basalamah Geram Jadi Korban Pelecehan, Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved