Lubuklinggau Gempar, Buaya Peliharaan Anggota DPRD Ditembak Mati Karena Resahkan Warga

Minggu, 21 Februari 2021 - 19:43 WIB
loading...
Lubuklinggau Gempar,...
Buaya muara di Lubuklinggau, lepas dari kandang dan meresahkan masyarakat. Foto/iNews TV/Era Neizma Wedya
A A A
LUBUKLINGGAU - Seekor buaya muara yang dikabarkan milik seorang anggota DPRD di Lubuklinggau, diduga lepas dari sangkar sehingga buaya tersebut bersarang di danau yang ada di RT 6 Kelurahan Niken Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau.

Baca juga: Buaya Besar Pemangsa Warga di Sebangau Kuala Berhasil Ditangkap Warga

Akibat lepasnya buaya tersebut, banyak ternak milik warga yang dimakan, bahkan membahayakan anak-anak di sekitar, sehingga warga terpaksa menembak mati buaya tersebut dengan menggunakan senapan angin.

Usai ditembak mati buaya tersebut langsung diambil oleh pemiliknya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi danau itu. "Setelah mati, buaya itu sudah diambil oleh anak buahnya dan sudah diserahkan dalam kondisi sudah mati," kata Tarjuni (50) warga Kelurahan Niken Jaya, Minggu (21/1/2021).



Dijelaskannya, meski buaya itu merupakan buaya peliharaan , namun warga di dekat danau sudah banyak yang tidak nyaman dengan kemunculan buaya tersebut, karena buaya sudah sering memakan ayam, dan bebek milik warga sekitar. "Buaya itu jenisnya buaya muara, panjang buaya sekitar dua meter," ujarnya

Menurut Tarjuni, buaya sudah lama lepas dan bersarang di danau sekitar 1,5 bulan. Ia juga sudah sering memberi tahu pemiliknya agar buaya tersebut segera ditangkap, namun sang pemilik hanya berjanji saja. Baca juga: Asyik Pesta Seks di Tepi Pantai, Pasangan Mesum Digerebek Polisi Saat Masih Telanjang

Sebenarnya buaya tersebut tidak ingin dimatikan, ia dan warga lain ingin menangkap buaya muara tersebut dalam kondisi hidup, namun jaring yang digunakan untuk menangkap selalu putus. Sehingga, warga mengambil inisiatif untuk menembak buaya tersebut dengan menggunakan senapan angin. Karena Selain membahayakan anak-anak yang sedang bermain di danau, buaya juga banyak memakan ternak.

Diketahuinya ada buaya di dalam danau itu berawal saat warga sedang memancing ikan di danau, Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. Dan melihat buaya sedang di daratan. Setelah itu buaya muara tersebut ditembak mati. Baca juga: Pertama di Blitar, Usai Divaksin Nakes RSUD Ngudi Waluyo Meninggal Positif COVID-19

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengimbau, agar warga yang memelihara buaya tanpa izin segera menyerahkan reptil tersebut ke BKSDA. Karena, reptil tersebut adalah satwa yang dilindungi, apalagi sampai meresahkan warga pastinya bisa kena sanksi hukuman.

Hal itu merujuk pada pasal 21 ayat 1 UU No. 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, di mana memelihara satwa liar yang dilindungi dapat dikenakan ancaman penjara paling lama lima tahun dan denda Rp100 juta.

" Buaya itu adalah hewan yang dilindungi, jadi kalau mau pelihara itu harus ada izin dari lembaga konservasi," kata Seksi Konservasi Wilayah II Lahat. Oleh karena tidak semua hewan bisa sembarangan pelihara, jadi harus mengurus izinya di lembaga konservasi, sebab semua ada aturannya. "Harus lembaga konservasi kalau ada izinnya untuk memelihara," ujarnya.

Baca juga: Ketua Umum Granat, Henry Yosodiningrat: Jangan Ada Lagi Polisi Terjerat Narkoba

Menurutnya, saat memelihara reptil yang dilindungi, itu harus dipastikan juga sesuai prosedur, mulai dari ada izinnya, selain itu pemilik juga harus menyediakan sarana-prasarana, mulai dari tim medis dan kandangnya. "Dalam penerbitan izin juga kita akan melakukan pengecekan, jadi tidak bisa asal memilihara saja," jelasnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat apabila ada informasi warga yang memelihara harus diinformasikan ke BKSDA supaya bisa ditindak lanjuti. Dan ia juga menyayangkan buaya tersebut ditembak mati, sebaiknya kalau ada temuan buaya atau hewan-hewan yang dilindungi agar segera melaporkan ke BKSDA, agar BKSDA mengevakuasi hewan dilindungi tersebut.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tabrakan Maut Renggut...
Tabrakan Maut Renggut Nyawa Sekretaris Dinas Pendidikan Lubuk Linggau
Tabrak Median Jalan,...
Tabrak Median Jalan, Ibu Rumah Tangga di Lubuklinggau Tewas Tertimpa Mobil Sendiri
Lubuklinggau Gempar,...
Lubuklinggau Gempar, Suami Bunuh Istri di Hadapan Warga
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Lubuklinggau Sumatera Selatan
Jembatan Gantung di...
Jembatan Gantung di Objek Wisata Ayo Malus Lubuklinggau Putus, Puluhan Orang Jatuh ke Sungai
Kesal Dinasihati, Anak...
Kesal Dinasihati, Anak Hajar Ayah Kandung hingga Babak Belur
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Makin Brutal, Israel...
Makin Brutal, Israel Berencana Bangun Penjara yang Dikelilingi Buaya
Menteri Israel Usul...
Menteri Israel Usul Tahanan Palestina Ditempatkan di Penjara yang Dikelilingi Buaya
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved