Tarik Kerah Baju dan Maki Jurnalis, IJTI Aceh Kecam Arogansi Anggota Polda Aceh
Sabtu, 20 Februari 2021 - 03:00 WIB
loading...
A
A
A
"Dia pegang kerah baju saya dan bilang dari Polda Aceh, kemudian AKP Sandi melerai kami," terang Fadli. Saksi yang berada di lokasi, Taufan mengatakan, arogansi tersebut terjadi saat proses wawancara, terdengar cek-cok antara keduanya, sehingga sempat menggangu proses wawancara.
Baca juga: 44 Satri di Pekanbaru Terpapar COVID-19, Pesantren Darel Hikmah Ditutup
"Ketika wawancara terdengar mereka saling bisik, hingga kamera saya ikut goyang juga, dan pelaku itu dari awal memang suka masuk dalam frame kamera, kerap mendahului, dan selesai wawancara mereka malah sempat bersitegang juga, sehingga langsung dilerai kawan-kawan," jelas Taufan, kontributor iNews TV.
Karena kejadian tersebut, Ketua IJTI Pengda Aceh, Munir Noer mengecam pelaku arogansi yang mengaku dari Polda Aceh, di mana seharusnya polisi dan wartawan dapat bermitra dengan baik, tapi justru bersikap sebaliknya. "Saya mengecam kejadian ini, pelaku harus meminta maaf kepada korban. Kita tidak akan berhenti sampai disini," katanya.
Baca juga: Memilukan, Petani Kopi Ini Lumpuh Setelah Kakinya Diserang Tumor Ganas
Baca juga: 44 Satri di Pekanbaru Terpapar COVID-19, Pesantren Darel Hikmah Ditutup
"Ketika wawancara terdengar mereka saling bisik, hingga kamera saya ikut goyang juga, dan pelaku itu dari awal memang suka masuk dalam frame kamera, kerap mendahului, dan selesai wawancara mereka malah sempat bersitegang juga, sehingga langsung dilerai kawan-kawan," jelas Taufan, kontributor iNews TV.
Karena kejadian tersebut, Ketua IJTI Pengda Aceh, Munir Noer mengecam pelaku arogansi yang mengaku dari Polda Aceh, di mana seharusnya polisi dan wartawan dapat bermitra dengan baik, tapi justru bersikap sebaliknya. "Saya mengecam kejadian ini, pelaku harus meminta maaf kepada korban. Kita tidak akan berhenti sampai disini," katanya.
Baca juga: Memilukan, Petani Kopi Ini Lumpuh Setelah Kakinya Diserang Tumor Ganas
Lihat Juga :