Cerita Marina, Pernah Tukar 108 Keping Emas dengan Sampah
Jum'at, 19 Februari 2021 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Warga Jalan Turangga Barat tersebut mengaku awalnya tertarik menjadi nasabah Bank Sampah Resik karena menilai sampah memang jadi permasalahan tersendiri. Ia berharap sampah juga memiliki nilai tambah agar tidak terbuang begitu saja. Baca juga:
Bantu Pemprov Jabar, Ikatan Pemulung Bangun Sistem Pengolahan Sampah Digital
"Jadi dari problem itu sebetulnya ada peluang. Kalau kita tidak bisa mengolahnya sendiri kan sayang. Saya berpikir bagaimana caranya sampah jadi nilai tambah buat kita. Walau pun sebetulnya suka ada tukang rongsok yang suka ngumpulin, tapi kadang mereka harganya dihitung rata. Kalau di sini dipilah itu beda harga sebetulnya," ucapnya.
Bantu Pemprov Jabar, Ikatan Pemulung Bangun Sistem Pengolahan Sampah Digital
"Jadi dari problem itu sebetulnya ada peluang. Kalau kita tidak bisa mengolahnya sendiri kan sayang. Saya berpikir bagaimana caranya sampah jadi nilai tambah buat kita. Walau pun sebetulnya suka ada tukang rongsok yang suka ngumpulin, tapi kadang mereka harganya dihitung rata. Kalau di sini dipilah itu beda harga sebetulnya," ucapnya.
(don)
Lihat Juga :