DPRD Bulukumba Soroti Proses Lelang Proyek Jembatan Sungai Bialo

Kamis, 18 Februari 2021 - 17:51 WIB
loading...
DPRD Bulukumba Soroti...
DPRD Bulukumba menyoroti proses lelang proyek jembatan Sungai Bialo. Foto: Istimewa
A A A
BULUKUMBA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba menyoroti proses lelang proyek jembatan Buara Sungai Bialo, yang terletak di Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu.

Hal itu lantaran mekanisme lelang yang dilakukan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) dinilai terkesan terburu-buru, dengan memenangkan rekanan yang masuk dalam daftar hitam atau telah di-blacklist.

Selain telah di-balcklist, PT Gunung Agung yang menjadi pemenang lelang proyek Jembatan Bialo tahap empat diduga mengada-ada dengan menggunakan alamat milik Abu Thalib, yang merupakan legislator Golkar DPRD Bulukumba .

Baca Juga: Pengerjaan Jembatan Bialo Bulukumba Tahap Keempat Rusak, DPRD Minta Audit

"Inikan harusnya sudah digugurkan. Karena alamatnya bodong, masa rumah Pak Abu Thalib ditunjuk sebagai alamat perusahaan mereka," ungkap Legislator PKB, Fahidin HDK, Kamis, (18/02/2021).

Menurut Fahidin, dimenangkannya PT Gunung Agung menjadi bukti bobroknya pekerjaan ULP Bulukumba . Seharusnya ULP melakukan validasi terlebih dahulu, dan memastikan perusahaan tersebut memenuhi syarat administrasi

Fahidin menegaskan, jika PT Gunung Raya memang pernah berkantor di alamat rumah Abu Thalib, di Jalan Baronang, Kelurahan Ela-ela, Kecamatan Ujung Bulu. Hanya saja, sejak 9 tahun silam rumah itu telah dibeli dari pemilik terdahulu.

"Itu artinya tidak ada validasi pada perusahaan ini, karena masa alamat kantor saja sudah salah, ini kan tidak valid. Tentunya ini sudah tidak memenuhi syarat administrasi," sesal Fahidin.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Bulukumba , Andi Pangerang Hakim mengaku jika pihaknya telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Jembatan Bialo dengan menghadirkan ULP Bulukumba.

Baca Juga: Penegak Hukum Diminta Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Bialo

"Kita sudah gelar RDP terkait Jembatan Bialo. Saya selaku ketua komisi A, meminta untuk menunda pengumuman pemenang. Kenapa ditunda, karena ada yang janggal disini," kata Pangerang Hakim.

Legislator PPP ini menilai jika ULP tak berpedoman pada Perpres 16 tahun 2018, tentang pengadaan barang dan jasa. ULP memenangkan penawar tertinggi sebagai pemenang, yang tentunya tak sejalan dengan asas Perpres tersebut yakni efisien, efektif, akuntabel, transparan, dan adil.

"Harusnya dilakukan berdasarkan Perpres yang mengedepankan asas efisien disitu. UPL harusnya memenangkan penawaran paling terendah sehingga pemerintah mendapatkan selisi yang dapat digunakan untuk membangun tanggul atau pemecah ombak," katanya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memilukan! Alimuddin,...
Memilukan! Alimuddin, Warga Bulukumba Meninggal Sesaat setelah Perekaman E-KTP untuk BPJS
Infrastruktur Penunjang...
Infrastruktur Penunjang Pariwisata Bira Capai 90%, Diyakini Bakal Beri Kenyamanan
Bekas Galian Tambang...
Bekas Galian Tambang Longsor, 4 Petani di Bulukumba Tewas Tertimbun
Disdukcapil Bulukumba...
Disdukcapil Bulukumba Ajak DWP Edukasi Warga Miliki Dokumen Adminduk
Wabup Bulukumba Terima...
Wabup Bulukumba Terima Kunjungan Studi Banding Baznas Gowa
DPRD Minta Pembangunan...
DPRD Minta Pembangunan Bandara Wisata Bulukumba Diprioritaskan
Rekomendasi
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved