Perawat AS soal Pasien Corona: Semenit Lalu Sehat Kemudian Sekarat

Senin, 13 April 2020 - 10:46 WIB
loading...
Perawat AS soal Pasien...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
NEW YORK - Para dokter dan perawat veteran di Amerika Serikat (AS) syok setelah menyaksikan sendiri begitu cepatnya kondisi pasien yang terinfeksi virus corona baru, COVID-19 menurun. Kendati terlihat baik dan sehat, dalam tempo singkat kesehatan mereka langsung drop kemudian meninggal.

Menurut mereka, virus COVID-19 tidak hanya menyerang lansia atau pasien memiliki penyakit bawaan. Virus itu bisa menyerang anak muda dan juga dalam kondisi sehat. Akan tetapi, yang tampak baik-baik saja pada satu menit sebelumnya tiba-tiba berada di pintu kematian pada berikutnya.

"Pasien terlihat baik-baik saja, merasa baik-baik saja, kemudian Anda berbalik dan mereka tidak responsif," kata seorang perawat di Rumah Sakit Mount Sinai New York, Diana Torres.

"Aku (jadi) paranoid, takut keluar dari kamar mereka," imbuhnya pekan lalu, seperti dikutip dari Reuters.

New York adalah pusat pandemi virus Corona di AS. Virus itu telah menginfeksi lebih dari 415 ribu orang di seluruh AS. Sedangkan jumlah kasus virus Corona di negara bagian New York saja mendekati 150.000.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan 779 orang meninggal pada hari terakhir di negara bagiannya. Sedangkan Gubernur New Jersey Phil Murphy mengatakan 275 telah meninggal di sana. Keduanya jika di total melebihi catatan satu hari orang meninggal yang dilaporkan pada sehari sebelumnya.

Kematian akibat virus Corona di AS mencapai 14.600 pada hari Rabu. Menurut penghitungan Reuters ini jumlah tertinggi kedua di dunia di belakang Italia. Dari jumlah itu New York telah menyumbang hampir setengahnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Dokter Gadungan,...
Jadi Dokter Gadungan, Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditetapkan sebagai Tersangka
Senator Filep Terima...
Senator Filep Terima 235 Nakes Honorer Manokwari yang Dirumahkan
Pesbevi: Perujukan Penyakit...
Pesbevi: Perujukan Penyakit Vaskular dan Endovaskular Harus Tepat Sasaran
Kisah Relawan Medis...
Kisah Relawan Medis di RS Kapal PIS doctorSHARE: Tinggalkan Keluarga demi Misi Kemanusiaan
6 Guru dan Tenaga Medis...
6 Guru dan Tenaga Medis Korban Kekerasan KKB di Yahukimo Masih Dirawat Intensif
Aneh, Dokter di RSUD...
Aneh, Dokter di RSUD Cilegon Sudah Tidak Aktif Tapi Masih Gajian
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Kemenkes Keluarkan Surat...
Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Campak untuk Tenaga Medis dan Kesehatan, Ini Isinya
Percepat Adaptasi Tenaga...
Percepat Adaptasi Tenaga Medis terhadap Inovasi Kedokteran melalui Simposium Nasional
Rekomendasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved