Maret, Pedagang Pasar di Jawa Barat Mulai Divaksin
Kamis, 18 Februari 2021 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Masuknya pedagang pada gelombang kedua dimaksudkan agar dapat membantu memulihkan perekonomian. Sedangkan vaksin bagi tenaga pendidik agar kegiatan belajar tatap muka kembali digelar. Namun demikian, vaksinasi gelombang kedua turut dipengaruhi oleh kesiapan daerah. (Baca juga; Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang, Setiap Jam 75 Pedagang Divaksin )
Hingga pekan ketiga Februari, vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Jawa Barat telah mencapai 80% dari total 192.000 tenaga kesehatan. Kabupaten Bekasi dan Kota Bandung menjadi daerah dengan persentase vaksinasi tertinggi. Dengan persentase Bandung sudah 90%, Kabupaten Bekasi.
Meski begitu, jumlah vaksin yang tersedia masih belum mencukupi. Dari 192.000 tenaga kesehatan, vaksin yang terima hanya 350.000 dosis.”Totalnya kan 192.000 tenaga kesehatan, termasuk petugas pelayan kesehatan. Ketentuannya kan setiap orang menerima vaksin dua kali, sementara vaksin yang diterima sebanyak 350.000 dosis,” ungkapny.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju mengatakan, pihaknya telah merampungkan seluruh vaksinasi bagi penyuntikan pertama. Kini, penyuntikkan kedua tengah berlangsung. “Persentasenya yang penyuntikkan pertama itu sudah 100%,” katanya.
Kini, penyuntikkan kedua sekitar 54%. Namun, kata dia, pihaknya masih kekurangan sedikitnya 5.000 vaksin bagi tenaga kesehatan. Sedangkan untuk vaksinasi gelombang kedua, Uju memastikan pihaknya telah menyiapkan hal tersebut.
Hingga pekan ketiga Februari, vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Jawa Barat telah mencapai 80% dari total 192.000 tenaga kesehatan. Kabupaten Bekasi dan Kota Bandung menjadi daerah dengan persentase vaksinasi tertinggi. Dengan persentase Bandung sudah 90%, Kabupaten Bekasi.
Meski begitu, jumlah vaksin yang tersedia masih belum mencukupi. Dari 192.000 tenaga kesehatan, vaksin yang terima hanya 350.000 dosis.”Totalnya kan 192.000 tenaga kesehatan, termasuk petugas pelayan kesehatan. Ketentuannya kan setiap orang menerima vaksin dua kali, sementara vaksin yang diterima sebanyak 350.000 dosis,” ungkapny.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju mengatakan, pihaknya telah merampungkan seluruh vaksinasi bagi penyuntikan pertama. Kini, penyuntikkan kedua tengah berlangsung. “Persentasenya yang penyuntikkan pertama itu sudah 100%,” katanya.
Kini, penyuntikkan kedua sekitar 54%. Namun, kata dia, pihaknya masih kekurangan sedikitnya 5.000 vaksin bagi tenaga kesehatan. Sedangkan untuk vaksinasi gelombang kedua, Uju memastikan pihaknya telah menyiapkan hal tersebut.
(wib)
Lihat Juga :