Penduduk Miskin di Sulut Meningkat, Desa dan Perkotaan Sama-sama Naik
Rabu, 17 Februari 2021 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Jenis komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai gariskemiskinan di perkotaan maupun di perdesaan adalah beras, rokok kretekfilter, tongkol/tuna/cakalang. Sementara komoditas non makanan yangmemiliki pengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun perdesaan adalah perumahan.
"Selama periode Maret 2020 - September 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami peningkatan. Secara umum, pada periode 2014-2020, angka kemiskinan di Sulawesi Utara cenderung berfluktuatif namun menunjukkan tren yang menurun sejak tahun 2016," ujarnya.
Baca juga: Dukung PPKM Mikro, Polres Bitung Pantau Pembentukan Kelurahan Tangguh COVID-19
Selama periode Maret 2014 - September 2020, persentase penduduk miskin Sulawesi Utara selalu berada di bawah angka kemiskinan nasional, yaitu berada di kisaran 7,51- 8,98. Persentase penduduk miskin tertinggi terjadi pada September 2015, sedangkan persentase terendah terjadi pada September 2019, yakni sebesar 7,51%.
“Persentase penduduk miskin Sulawesi Utara dan nasional pada periode 2014-2020 memiliki pola yang hampir sama. Perbedaan terjadi pada September 2015 dan Maret 2019, dimana persentasenya juga mengalami kenaikan sementara angka nasional menunjukkan penurunan," tandasnya.
"Selama periode Maret 2020 - September 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) mengalami peningkatan. Secara umum, pada periode 2014-2020, angka kemiskinan di Sulawesi Utara cenderung berfluktuatif namun menunjukkan tren yang menurun sejak tahun 2016," ujarnya.
Baca juga: Dukung PPKM Mikro, Polres Bitung Pantau Pembentukan Kelurahan Tangguh COVID-19
Selama periode Maret 2014 - September 2020, persentase penduduk miskin Sulawesi Utara selalu berada di bawah angka kemiskinan nasional, yaitu berada di kisaran 7,51- 8,98. Persentase penduduk miskin tertinggi terjadi pada September 2015, sedangkan persentase terendah terjadi pada September 2019, yakni sebesar 7,51%.
“Persentase penduduk miskin Sulawesi Utara dan nasional pada periode 2014-2020 memiliki pola yang hampir sama. Perbedaan terjadi pada September 2015 dan Maret 2019, dimana persentasenya juga mengalami kenaikan sementara angka nasional menunjukkan penurunan," tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :