Penembak Misterius Hantui Warga Sorong Papua Barat
Senin, 18 Mei 2020 - 03:25 WIB
loading...
A
A
A
Saat perjalanan menuju rumah, sebuah mobil datang dari arah berlawan mendekati mereka. Lalu tiba-tiba seseorang dari dalam mobil mengeluarkan senjata dan langsung melakukan penembakan ke arah mereka. Orang tersebut melakukan penembakan sebanyak dua kali, dimana pada tembakan kedua mengenai diri Yohanis.
"Saat tembakan pertama kami berlari ke arah rumah, namun terdengar lagi tembakan kedua dan saat itu saya dalam posisi di belakang kedua kawan saya. Lalu terdengar lagi tembakan kedua, dan disitulah saya rasa seperti kena tembak, dan saya lihat ternyata betul, saya tertembak pada bagian belakang. Peluru tidak tembus namun bersarang dalam tubuh saya. Saya merasa kesakitan dan terlihat keluar darah dari tubuh saya," ujar Yohanis kepada wartawan di RS Sele Be Solu, Minggu (17/5/2020).
Saat kejadian, kata dia, ada seorang warga yang kebetulan keluar dari rumah dan melihat dirinya yang dalam kondisi kesakitan. Yohanis kemudian dibawa ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian itu, dan selanjutnya dilarikan ke rumah sakit oleh petugas kepolisian.
"Pas kejadian saya sudah kesakitan, lalu ada kakak di kompleks saya yang kebetulan keluar rumah, lalu lihat kondisi saya terluka, kemudian menolong saya dan mengantar saya ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian itu. Namun setelah di kantor polisi, sejumlah polisi kaget dan bergegas langsung mengantar saya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan karena luka tembak di tubuh saya," terang Yohanis.
Sementara itu, keluarga korban mengaku menyesalkan kejadian ini. "Kami sesalkan kejadian ini. Adik kami tidak tahu apa-apa tapi kena tembak," ungkap salah seorang kerabat Yohanis yang enggan namanya diberitakan.
"Saat tembakan pertama kami berlari ke arah rumah, namun terdengar lagi tembakan kedua dan saat itu saya dalam posisi di belakang kedua kawan saya. Lalu terdengar lagi tembakan kedua, dan disitulah saya rasa seperti kena tembak, dan saya lihat ternyata betul, saya tertembak pada bagian belakang. Peluru tidak tembus namun bersarang dalam tubuh saya. Saya merasa kesakitan dan terlihat keluar darah dari tubuh saya," ujar Yohanis kepada wartawan di RS Sele Be Solu, Minggu (17/5/2020).
Saat kejadian, kata dia, ada seorang warga yang kebetulan keluar dari rumah dan melihat dirinya yang dalam kondisi kesakitan. Yohanis kemudian dibawa ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian itu, dan selanjutnya dilarikan ke rumah sakit oleh petugas kepolisian.
"Pas kejadian saya sudah kesakitan, lalu ada kakak di kompleks saya yang kebetulan keluar rumah, lalu lihat kondisi saya terluka, kemudian menolong saya dan mengantar saya ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian itu. Namun setelah di kantor polisi, sejumlah polisi kaget dan bergegas langsung mengantar saya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan karena luka tembak di tubuh saya," terang Yohanis.
Sementara itu, keluarga korban mengaku menyesalkan kejadian ini. "Kami sesalkan kejadian ini. Adik kami tidak tahu apa-apa tapi kena tembak," ungkap salah seorang kerabat Yohanis yang enggan namanya diberitakan.
Lihat Juga :