Begini Pengakuan Wali Kota Bekasi Terkait Acaranya di Puncak yang Dibubarkan Satgas Covid Cisarua
Selasa, 16 Februari 2021 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Sore hari, Rahmat bertolak ke kediamannya di Cisarua, Kabupaten Bogor, untuk berkumpul dengan keluarganya. ”Sore, bapak ingin bersama anak-anak. Kalau seumpamanya dianggap vila atau rumah atau apa itu kan hak warga negara. Nah kemudian sama anak-anak ke sana, tidak ada yang bikin acara,” jelasnya.
Dia menyanggah apabila tujuannya ke sana untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-57. ”Kita tidak melakukan (perayaan) ulang tahun lah kalau kita kumpul sama anak, satu atau dua orang saja. Perempuan dua yang laki satu terus nyusul,” ucapnya.
Baca juga: Begini Penjelasan Pemkot Bekasi Terkait Pesta Ulang Tahun Wali Kota Bekasi
Menjelang malam, dia tak menyangka para pejabat teras mendatangi kediamannya di Cisarua, padahal dia tak mengundang mereka. ”Di rumah kan bukan nyewa. Terus kalau ada yang datang, nah ini yang dianggap jadi persoalan karena yang datang ini tidak tertib. Jalan kecil, mau parkir sehingga ada kegiatan orang terganggu,” ujar Rahmat.
Dia tak mengira bawahan beserta para staf malah mendatangi rumahnya untuk memberikan kejutan. Padahal, dia mengaku sama sekali tak mengadakan acara atau bahkan mengundang pejabat teras ke vilanya. Saat itu juga dia sekaligus memberikan pengarahan kepada jajarannya mengenai kinerja mereka.
Kemudian, Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua menyambangi kediamannya untuk memberitahukan bahwa kawasan tersebut sedang menerapkan PPKM Mikro. ”Pada saat Bapak duduk di tenda situ, katanya ada satgas PPKM, bahkan bapak yang terima. Setelah bertemu bapak yang diskusi, dijelasin sama Camat Cisarua,” katanya.
Dia menyanggah apabila tujuannya ke sana untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-57. ”Kita tidak melakukan (perayaan) ulang tahun lah kalau kita kumpul sama anak, satu atau dua orang saja. Perempuan dua yang laki satu terus nyusul,” ucapnya.
Baca juga: Begini Penjelasan Pemkot Bekasi Terkait Pesta Ulang Tahun Wali Kota Bekasi
Menjelang malam, dia tak menyangka para pejabat teras mendatangi kediamannya di Cisarua, padahal dia tak mengundang mereka. ”Di rumah kan bukan nyewa. Terus kalau ada yang datang, nah ini yang dianggap jadi persoalan karena yang datang ini tidak tertib. Jalan kecil, mau parkir sehingga ada kegiatan orang terganggu,” ujar Rahmat.
Dia tak mengira bawahan beserta para staf malah mendatangi rumahnya untuk memberikan kejutan. Padahal, dia mengaku sama sekali tak mengadakan acara atau bahkan mengundang pejabat teras ke vilanya. Saat itu juga dia sekaligus memberikan pengarahan kepada jajarannya mengenai kinerja mereka.
Kemudian, Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua menyambangi kediamannya untuk memberitahukan bahwa kawasan tersebut sedang menerapkan PPKM Mikro. ”Pada saat Bapak duduk di tenda situ, katanya ada satgas PPKM, bahkan bapak yang terima. Setelah bertemu bapak yang diskusi, dijelasin sama Camat Cisarua,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :