Harga Cabai Rawit di Kota Santri Semakin ‘Pedas’
Selasa, 16 Februari 2021 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 3 Buruh Tani Tersambar Petir saat Tanam Semangka, Dua Tewas di Ladang
Akibat naiknya harga cabai rawit, dia pun harus mengurangi pasokan dari pasar di Surabaya. Jika terlalu banyak, dia khawatir tidak laku terjual.“Kalau sekarang ambilnya dikit, yang penting laku terjual. Tidak banyak ambil untung," ujarnya.
Dia menyebutkan, memang harga cabai di pasar sangat beragam. Sesuai dengan harga agen masing-masing. Jika langsung dari petani harganya sedikit murah. “Tapi rata-rata harganya di atas Rp 50.000. Jadi banyak pedagang di sini ambilnya dikit," paparnya.
Baca juga: Sok Jagoan Peras Pedagang Sate, Preman Bertato di Sunggal Nangis Ditangkap Polisi
Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik, Agus Budiono pun tidak menampik kenaikan harga tersebut. Menurutnya, hasil pengecekan harga dalam sepekan terkahir rata-rata harga cabai naik. “Ada kenaikan sekitar Rp17.000 dibanding minggu pertama Februari,” pungkasnya.
Akibat naiknya harga cabai rawit, dia pun harus mengurangi pasokan dari pasar di Surabaya. Jika terlalu banyak, dia khawatir tidak laku terjual.“Kalau sekarang ambilnya dikit, yang penting laku terjual. Tidak banyak ambil untung," ujarnya.
Dia menyebutkan, memang harga cabai di pasar sangat beragam. Sesuai dengan harga agen masing-masing. Jika langsung dari petani harganya sedikit murah. “Tapi rata-rata harganya di atas Rp 50.000. Jadi banyak pedagang di sini ambilnya dikit," paparnya.
Baca juga: Sok Jagoan Peras Pedagang Sate, Preman Bertato di Sunggal Nangis Ditangkap Polisi
Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik, Agus Budiono pun tidak menampik kenaikan harga tersebut. Menurutnya, hasil pengecekan harga dalam sepekan terkahir rata-rata harga cabai naik. “Ada kenaikan sekitar Rp17.000 dibanding minggu pertama Februari,” pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :