Truk Muatan Pupuk Bersubsidi Dibawa Kabur Kernet

Senin, 15 Februari 2021 - 17:48 WIB
loading...
Truk Muatan Pupuk Bersubsidi...
Truk Muatan Pupuk Bersubsidi Dibawa Kabur Kernet. Foto/Ist
A A A
PALEMBANG - Baru dua hari menjadi kernet truk pengangkut pupuk, Rk (25), warga Jalan Yos Sudarso, menjadi buronan polisi usai mencuri truk BG 8184 AL yang berisikan 440 karung pupuk urea bersubsidi milik PT Pusri.

Aksi tersebut dilakukan, Rabu (3/2/2021) lalu, sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Residen Abdul Rozak RT 28 RW 11 Kelurahan 2 Ilir Kecamatan IT 2 Palembang, saat sopir truk Arianto dihubungi tersangka untuk membawa pupuk menuju Lubuk Linggau.

Saat menuju perjalanan, tersangka yang mengetahui sopir truk sedang beristirahat tidur di lokasi kejadian langsung mengambil kunci truk dan membawa lari.

Kapolsek IT II Palembang, Kompol Mario Ivanry mengatakan, dari keterangan sopir, kernet truk tersebut diketahui baru dua hari bekerja dengan dirinya dan menjadi kernet.

"Kernet ini baru ikut dengannya dua hari. Ia tidak mengetahui latar belakang si kernet, karena kasihan ingin ikut bekerja jadi sopir ini mengajaknya menjadi kernet," kata Mario didampingi Kanit Reskrim Iptu Firmansyah, Senin (15/2/2021).

Selanjutnya, kata Mario, truk tersebut langsung dibawa tersangka ke kawasan Rambutan Banyuasin dan sempat berhenti untuk melakukan bongkar muat truk fuso berisikan 440 karung pupuk ke truk lainnya yang telah disiapkan.

"Melihat truknya tidak ada di lokasi kejadian, sopir pun kaget dan curiga melihat kernetnya juga ikut menghilang. Setelah itu, sopir langsung menghubungi pihak PT Pos Indonesia yang merupakan pihak distribusi pupuk urea bersubsidi milik PT Pusri," jelasnya.

Setelah menghubungi pihak PT Pos Indonesia, pihaknya juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek IT II Palembang. Dari laporan tersebut, dilakukan pelacakan terhadap truk pupuk yang dibawa kabur tersangka Riko hingga diketahui berada di kawasan Rambutan, Banyuasin.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak dari Polsek Rambutan. Dari informasi tersebut kami langsung mendatangi lokasi namun ternyata tersangka sudah melarikan diri dan meninggalkan dua truk tersebut," kata Mario.

Dari lokasi tersebut, lanjut Mario, setengah muatan pupuk dari truk yang dikemudikan Arianto ternyata sudah dipindahkan oleh tersangka ke truk pengganti.

Baca juga: Rampok dan Paksa Oral Seks IRT, Pria di Banyuasin Ditembak Polisi

"Kami mengamankan dua unit truk dan 440 karung pupuk urea bersubsidi milik PT Pusri. Untuk pelaku sudah kami ketahui identitasnya dan akan segera kami tangkap," lanjut Mario.

Sementara itu, pihak Staf Operasional PT Pos Indonesia Adi Saigo mengatakan, PT Pos Indonesia sebagai rekanan PT Pusri dalam bidang pengangkutan pupuk bersubsidi rencananya pupuk tersebut akan didistribusikan ke petani di daerah Lubuk Linggau.

Baca juga: Pekan II Februari 2021, Polda Sumsel Ungkap 40 Kasus Narkotika

"Ini menjadi pelajaran untuk kami ke depan. Sopir nantinya akan kami beri pelatihan lagi dan juga mengingatkan untuk tidak mencari kernet sembarangan. Selain itu, sebagai langkah antisipasi, setiap truk akan kami berikan GPS untuk memudahkan pelacakan," ujarnya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Pencuri 108 Tas Lululemon...
3 Pencuri 108 Tas Lululemon di Kargo Bandara Soetta Ditangkap, Korban Rugi Rp1 Miliar
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Lebaran Berdampak pada Penghasilan Sopir hingga Pedagang
Jadi Korban Pencurian...
Jadi Korban Pencurian Malah Ditersangkakan, Selebgram Nabilah O’Brien Bakal Ajukan Praperadilan
Kecelakaan di Poris:...
Kecelakaan di Poris: Sopir Truk Diperiksa Polisi, Kereta Bandara Dibawa ke Depo
Dilarang Bawa Truk Sumbu...
Dilarang Bawa Truk Sumbu 3 selama 17 Hari di Lebaran 2026, Sopir Hadapi Dilema Bertahan Hidup
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Krisis Pupuk Akibat...
Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi
Imbas Selat Hormuz Ditutup,...
Imbas Selat Hormuz Ditutup, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
Pemukim Yahudi Menghadang...
Pemukim Yahudi Menghadang Truk-truk Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved