2.742 Mahasiswa ITB Peroleh Keringanan UKT Senilai Rp4,6 Miliar

Senin, 15 Februari 2021 - 15:29 WIB
loading...
2.742 Mahasiswa ITB...
Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
BANDUNG - Sebanyak 2.742 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mendapat keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Bantuan untuk periode pengajuan Agustus 2020 itu nilainya mencapai Rp4,6 miliar.

"Mulai tahun ini, mekanismenya mahasiswa dapat mengajukan permohonan beasiswa, untuk mendapatkan keringanan UKT ini,” kata Direktur Kemahasiswaan ITB G. Prasetyo Adhitama, dalam siaran persnya, Senin (15/2/2021).

Penerima bantuan ini merupakan mahasiswa angkatan 2015 hingga 2019. Paling banyak berasal dari angkatan 2019 yaitu sebanyak 1.123. Disusul dengan angkatan 2018 sebanyak 685 mahasiswa, angkatan 2017 sebanyak 593 mahasiswa, angkatan 2016 sebanyak 297 mahasiswa, dan angkatan 2015 sebanyak 44 mahasiswa.

Selain itu terdapat 57 mahasiswa angkatan 2014 dan 2013 yang mengajukan pembebasan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) karena tinggal menyelesaikan Tugas Akhir.

Dr. Prasetyo memaparkan, beasiswa UKT itu terdiri dari beberapa kelompok, mulai dari keringanan cicilan dua kali, cicilan tiga kali, juga ada yang turun UKT secara sementara. Bantuan paling banyak berupa cicilan dua kali yang diterima oleh 923 mahasiswa.

Sementara keringanan menjadi cicilan tiga kali diterima oleh 299 mahasiswa. Bantuan juga berupa turun UKT dan cicilan. Sebanyak 393 mahasiswa mendapat keringanan berupa turun UKT permanen dan cicilan tiga kali.

Sementara 303 mahasiswa lainnya mendapat keringanan berupa turun UKT 1 semester dan cicilan tiga kali. Keringanan berupa turun UKT permanen dan cicilan dua kali diberikan kepada 127 mahasiswa. Sedangkan 242 mahasiswa mendapat keringanan penurunan UKT 1 semester dan cicilan dua kali.

“Sebanyak 37 mahasiswa dibebaskan dari pembayaran UKT. Mereka turun menjadi golongan UKT 1 yang berarti tidak perlu membayar sepeser rupiah pun,” paparnya.

Sedangkan 147 mahasiswa mendapat beasiswa ITB yang nilainya sebesar UKT. Selain itu, sebanyak 271 mahasiswa yang mendapat bantuan dari Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) semester I diperpanjang untuk semester II.

ITB memberlakukan lima kategori UKT, pertama UKT 1 senilai Rp 0 atau gratis berlaku untuk mahasiswa semua fakultas/sekolah.

UKT 2 sebesar Rp1 juta persemester dan berlaku untuk mahasiswa semua fakultas/sekolah dari semua jalur penerimaan, dengan prioritas pada mahasiswa dari jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Untuk mahasiswa baru angkatan 2020, menurut Dr. Prasetyo ITB sudah mengalokasikan lebih dari 20% untuk UKT1 dan UKT2. “Beasiswa ini dapat diberikan keringanan jika ada kejadian luar biasa seperti penanggungjawab nafkah meninggal atau bangkrut, tentu dengan bukti-bukti yang dilampirkan,” lanjutnya.

Baca juga: Enam Bulan Pandemi, Jumlah Penduduk Miskin di Jabar Bertambah 268.000 Orang

UKT 3 sebesar Rp5 juta persemester dan Rp8 juta persemester untuk mahasiswa Sekolah Bisnis Manajemen (SBM). UKT 3 diperuntukkan bagi mahasiswa yang masuk dari jalur SNMPTN dan SBMPTN. UKT 4 sebesar Rp8.750.000 dan Rp 14 juta untuk mahasiswa SBM.

Besaran UKT 4 ini bagi mahasiswa yang masuk dari jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara bagi mahasiswa yang masuk dari jalur Seleksi Mandiri besaran UKT 4 ialah Rp 12,5 juta, berlaku untuk semua fakultas/sekolah.

Baca juga: Tingkat Keterisian Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Jabar Turun Drastis

Terakhir, UKT 5 sebesar Rp12,5 juta dan Rp20 juta untuk mahasiswa SBM. Besaran ini hanya untuk mahasiswa yangmasuk dari jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara mahasiswa dari jalur Seleksi Mandiri besaran UKT 5 ialah Rp25 juta untuk semua fakultas/sekolah.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Geser Paradigma Lama,...
Geser Paradigma Lama, Mahasiswa Didorong Kejar Kompetensi Ketimbang Selembar Ijazah
Gelar Gen Sawit 2026...
Gelar Gen Sawit 2026 di Udayana, BPDP Edukasi Generasi Muda
Nobar Film Pesta Babi...
Nobar Film Pesta Babi di Ciputat, Panitia Terima Pesan Misterius dari Kontak Anonim
Mahasiswa Muhammadiyah...
Mahasiswa Muhammadiyah Gelar Nobar Film Pesta Babi di Ciputat, Begini Situasinya
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved