Melihat Keberpihakan Anies dan Ahok Terkait Sepeda
Minggu, 14 Februari 2021 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Anies juga merencanakan pada tahun ini mempermanenkan jalur sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin arah Bundaran HI dan sebaliknya. Total panjangnya sekitar 11,2 km. Pemprov DKI tidak akan memangkas trotoar yang ada sebagai jalur sepeda melainkan memanfaatkan satu lajur untuk sepeda. Baca juga: Hadiah Tahun Baru 2021, Warga Jakarta Bakal Punya Jalur Sepeda Permanen di Kawasan Sudirman
Untuk proteksi jalur sepeda, Pemprov DKI menggunakan pot tanaman (planter box) dengan bentuk seperti rantai yang saling terkait. Di jalur tersebut akan dilengkapi beberapa fasilitas bagi pesepeda seperti wayfinding, pijakan kaki di kaki simpang dalam lintasan jalur sepeda dan tempat istirahat berupa bike rack pada trotoar.
Pada era sebelumnya di kepemimpinan Ahok sebenarnya juga sudah merancang pembangunan jalur khusus sepeda secara bertahap. Namun, saat itu masih pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) sehingga mesti diselesaikan dulu proyek tersebut. "Kita mesti beresin MRT dulu. Selain ada bus tingkat, ada sepeda," kata Ahok.
![Melihat Keberpihakan Anies dan Ahok Terkait Sepeda]()
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok naik sepeda dari Pluit ke Balai Kota DKI. Foto: beritajakarta.id
Adanya jalur sepeda membuat warga Jakarta menggunakan sepeda dalam beraktivitas di tengah kota. Pada zaman Ahok rute-rute yang masuk kajian yakni jalur Taman Suropati-Balai Kota. Rute sepanjang 5 km itu melintasi Taman Suropati-Imam Bonjol-Thamrin dan Medan Merdeka Selatan. Rute lainnya yaitu Kelapa Gading-MOI-MKG-Gading Nias.
Pada 2012 jalur sepeda sudah ada di Kanal Banjir Timur (KBT). Kemudian, jalur sepeda yang membentang mulai dari Taman Ayodya hingga kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Lokasi lainnya Salemba Raya, Pasar Jumat, Pemuda, Ancol, serta Benyamin Sueb. Baca juga: Ahok Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Warganet Malah Singgung Angpau
Untuk proteksi jalur sepeda, Pemprov DKI menggunakan pot tanaman (planter box) dengan bentuk seperti rantai yang saling terkait. Di jalur tersebut akan dilengkapi beberapa fasilitas bagi pesepeda seperti wayfinding, pijakan kaki di kaki simpang dalam lintasan jalur sepeda dan tempat istirahat berupa bike rack pada trotoar.
Pada era sebelumnya di kepemimpinan Ahok sebenarnya juga sudah merancang pembangunan jalur khusus sepeda secara bertahap. Namun, saat itu masih pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) sehingga mesti diselesaikan dulu proyek tersebut. "Kita mesti beresin MRT dulu. Selain ada bus tingkat, ada sepeda," kata Ahok.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok naik sepeda dari Pluit ke Balai Kota DKI. Foto: beritajakarta.id
Adanya jalur sepeda membuat warga Jakarta menggunakan sepeda dalam beraktivitas di tengah kota. Pada zaman Ahok rute-rute yang masuk kajian yakni jalur Taman Suropati-Balai Kota. Rute sepanjang 5 km itu melintasi Taman Suropati-Imam Bonjol-Thamrin dan Medan Merdeka Selatan. Rute lainnya yaitu Kelapa Gading-MOI-MKG-Gading Nias.
Pada 2012 jalur sepeda sudah ada di Kanal Banjir Timur (KBT). Kemudian, jalur sepeda yang membentang mulai dari Taman Ayodya hingga kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Lokasi lainnya Salemba Raya, Pasar Jumat, Pemuda, Ancol, serta Benyamin Sueb. Baca juga: Ahok Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Warganet Malah Singgung Angpau
(jon)
Lihat Juga :