Selain Bakar Pesawat, Ini Daftar Aksi Kejahatan Pentolan KKB Undius Kogoya

Jum'at, 12 Februari 2021 - 14:03 WIB
loading...
Selain Bakar Pesawat,...
Satuan Reskrim Polres Intan Jaya terus memburu pentolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Undius Kogoya. Foto Undius Kogoya/Polres Intan Jaya
A A A
INTAN JAYA - Satuan Reskrim Polres Intan Jaya terus memburu pentolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Undius Kogoya. Karena Undius Kogoya semakin membuat resah masyarakat Intan Jaya atas kejahatan yang dilakukannya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Intan Jaya Ipda Tri Wahyu Budi Laksana mengatakan, aksi yang dilakukan oleh Undius Kogoya dan kelompoknya ini sudah meresahkan, terakhir kasus kejahatan yang dilakukannya yaitu dengan menyerang pesawat MAF PK-MAX di Bandara Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, Intan Jaya, Papua.

Baca: OPM Bakar Pesawat Misionaris di Bandara Pagamba Intan Jaya Papua

"Sebelumnya pada tahun 2020 Polres Intan Jaya telah mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Undius Kogoya karena terlibat dalam penembakan kepada Yunus Sani (40), warga asli Kampung Megataga, Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya," katanya kepada SINDOnews, Sabtu (12/2/2021).

Yunus yang berprofesi sebagai petani, kata dia, menjadi korban dengan ditembak hingga tewas Jumat 29 Mei 2020 lalu. Bahkan tubuh Yunus dimutilasi oleh sejumlah orang.

Baca juga : OPM Kalikopi Diduga Kelompok Bersenjata yang Menembaki Helikopter di Tembagapura)

Menurut Kasat Reskrim Undius yang berperawakan berbadan sedang dan berambut kriting, ini merupakan saudara Tandi Kogoya anggota KKB Intan Jaya yang tewas saat baku tembak di Mimika oleh Satgas Nemangkawi.

Undius Kogoya seringkali melakukan aksi yang meresahkan warga Intan Jaya diantaranya

- 8 Agustus 2020, melakukan serentetan tembakan di wilayah Kampung Oesiga, Kabupaten Intan Jaya, dalam peristiwa nihil adanya korban jiwa.

- 15 Agustus 2020, Penembakan terhadap tukang ojek di Intan Jaya, dalam peristiwa itu tukang ojek bernama Laode Janudin tewas dilokasi kejadian.

- 18 Agustus 2020, Pembakaran terhadap escavator di Intan Jaya hingga menyebabkan hangus

-14 September 2020, Penembakan terhadap 2 orang tukang ojek di Distrik Sugapa Intan Jaya, hingga melukai Laode dan Fatur.

- 17 September 2020, Penganiayaan terhadap masyarakat sipil di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, hingga menyebabkan seorang warga bernama Badawi meninggal dunia

- 17 September 2020, terlibat kontak tembak dengan personel Satgas Apter Hitadipa di Kampung Sugapa Lama, hingga menyebabkan Serka Sahlan meninggal dunia.

- 18 September 2020, Penembakan terhadap pesawat yang akan mengevakuasi Serka Sahlan di Intan Jaya

- 19 September 2020, Kontak tembak dengan personel Satgas Apter Hitadipa di Kampung Hitadipa, Intan Jaya hingga menyebabkan Pratu Dwi Akbar meninggal dunia. Lalu kontak tembak juga dengan personel Koramil persiapan Hotadipa, akibatntya pendeta Yeremias Y tewas tertembak

- 23 September 2020, Penembakan terhadap Apkam di depan kantor Bupati Intan Jaya

- 25 September 2020, Kontak tembak dengan Apkam TNI di Bandara Sugapa

- 30 September 2020, Aksi penembakan terhadap Mapolsek Sugapa

- 4 Oktober 2020, Aksi penembakan terhadap rombongan Dir Krimum dan Dasat Brimob di Distrik Sugapa

- 5 Oktober 2020, Aksi kontak tembak dengan personel TNI/Polri di Kodim Apter Distrik Sugapa

- 7 Oktober 2020, Aksi penembakan oleh OTK terhadap pewarta Agustinus Duwitau di Damogoa hingga terluka

- 8 Oktober 2020, Aksi penembakan terhadap pesawat di Bandara Bilogal Intan Jaya

- 9 Oktober 2020, Aksi penembakan rombongan Tim Pencari Fakta Kemenkopolhukam di Distrik Sugapa, atas kejadian anggota TPF Bambang terluka dan Sertu Faisal dan Pratu Ginanjar terluka.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Rekomendasi
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Clara Shinta dan Muhammad...
Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Rujuk, Gugatan Cerai Resmi Dicabut
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved