Petani Sawit di Lutim Mengeluh Tak Terima Bantuan Pemerintah
Kamis, 11 Februari 2021 - 18:11 WIB
loading...
A
A
A
"Mekanisme penyaluran dana itu langsung ke petani, yaitu masuk ke rekening kelompok. Namun dana yang masuk ke rekening kelompok hanya diketahui beberapa orang saja," jelas Kurung.
"Ini tidak transparan. Seharusnya kan dana itu dikelola masing-masing petani . Tapi ini dana ini tidak jelas," tambah Kurung.
Selain itu, Kurung juga mengaku bahwa dana hibah yang dijanjikan kepada petani ini pun tidak pernah diterima oleh Kurung dan beberapa petani lain untuk kegiatan PSR, sampai sekarang.
Dalam program ini, lanjutnya syarat petani yang boleh menerima bantuan ini yang memiliki lahan sawit. Kurung bahkan menilai, dalam program PSR ini, pelaksanaannya tidak transparan dan hanya merugikan petani saja.
"Kami mau ada pertanggungjawaban kerugian kami," katanya.
Sejumlah petani di kelompok Sintuwu juga belum menanam sawit dilahannya. Karena bibit yang disediakan koperasi KAMU juga tidak jelas kualitasnya. Menurut petani bibitnya kurus dan tidak jelas dokumennya.
"Ini tidak transparan. Seharusnya kan dana itu dikelola masing-masing petani . Tapi ini dana ini tidak jelas," tambah Kurung.
Selain itu, Kurung juga mengaku bahwa dana hibah yang dijanjikan kepada petani ini pun tidak pernah diterima oleh Kurung dan beberapa petani lain untuk kegiatan PSR, sampai sekarang.
Dalam program ini, lanjutnya syarat petani yang boleh menerima bantuan ini yang memiliki lahan sawit. Kurung bahkan menilai, dalam program PSR ini, pelaksanaannya tidak transparan dan hanya merugikan petani saja.
"Kami mau ada pertanggungjawaban kerugian kami," katanya.
Sejumlah petani di kelompok Sintuwu juga belum menanam sawit dilahannya. Karena bibit yang disediakan koperasi KAMU juga tidak jelas kualitasnya. Menurut petani bibitnya kurus dan tidak jelas dokumennya.
Lihat Juga :