Kendalikan Kasus COVID-19, TNI-Polri Perkuat Tracing Tingkat RT/RW
Rabu, 10 Februari 2021 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, anggota TNI Polri membantu mengamankan pasien positif melalui Tim Covid Hunter. “Keempat, memberi masukan pada warga di desa dan kampung terkait keamanan,” katanya, Rabu (10/2/2021).
Dia menambahkan, setelah empat minggu PPKM di Jatim, hasilnya cukup signifikan karena terjadi penurunan kasus. Jumlah kasus positif baru di Jatim saat awal PPKM bulan Januari atau empat minggu lalu masih di kisaran 800-1.000 kasus per harinya. Namun di penghujung PPKM kasus dapat turun antara 400-500 kasus per hari. “Bahkan, pada 9 Februari 2021 angka positif baru tercatat 440 kasus,” imbuhnya.
Baca juga: Miris, PPKM Mikro Bupati Blitar Malah Ajak ASN Pesta Perpisahan ke Luar Kota
Pihaknya berharap, PPKM Mikro ini dapat menurunkan angka positif baru dan angka kematian pasien di Jatim. Dia mempercayakan penanganan pandemi COVID-19 kepada seluruh pasukan sebagai ujung tombak mulai dari TNI-Polri, khususnya Babinsa, Bhabinkamtibnas, Bintara Kemaritiman, dan Bintara Potensi Kedirgantaraan untuk turut membantu. “Tugas mereka membantu Lurah atau Kepala Desa, Ketua RT dan RW terkait penanganan COVID-19 di Jatim,” katanya.
Dia menambahkan, setelah empat minggu PPKM di Jatim, hasilnya cukup signifikan karena terjadi penurunan kasus. Jumlah kasus positif baru di Jatim saat awal PPKM bulan Januari atau empat minggu lalu masih di kisaran 800-1.000 kasus per harinya. Namun di penghujung PPKM kasus dapat turun antara 400-500 kasus per hari. “Bahkan, pada 9 Februari 2021 angka positif baru tercatat 440 kasus,” imbuhnya.
Baca juga: Miris, PPKM Mikro Bupati Blitar Malah Ajak ASN Pesta Perpisahan ke Luar Kota
Pihaknya berharap, PPKM Mikro ini dapat menurunkan angka positif baru dan angka kematian pasien di Jatim. Dia mempercayakan penanganan pandemi COVID-19 kepada seluruh pasukan sebagai ujung tombak mulai dari TNI-Polri, khususnya Babinsa, Bhabinkamtibnas, Bintara Kemaritiman, dan Bintara Potensi Kedirgantaraan untuk turut membantu. “Tugas mereka membantu Lurah atau Kepala Desa, Ketua RT dan RW terkait penanganan COVID-19 di Jatim,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :