Banjir di Karangligar Karawang Capai 2 Meter, Ribuan Warga Mengungsi

Rabu, 10 Februari 2021 - 11:15 WIB
loading...
Banjir di Karangligar...
Banjir di Desa Karangligar Kecamata Telukjambe, Karawang, Jawa Barat semakin tinggi setelah Sungai Cibeet meluap. Ketinggian air mencapai 2 meter hingga hampir merendam atap rumah warga. SINDOnews/Nila
A A A
KARAWANG - Banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe, Karawang, Jawa Barat semakin tinggi setelah Sungai Cibeet meluap. Ketinggian air mencapai 2 meter hingga hampir merendam atap rumah warga. Sedikitnya 1.800 jiwa mengungsi ke rumah warga atau tempat pengungsian yang disediakan pemerintah.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat setempat, Aep Saepuloh mengatakan banjir kali ini akibat luapan Sungai Cibeet dan Sungai Citarum. Hal itu terjadi hampir setiap tahun saat hujan terus menerus. "Air sungai meluap dan merendam pemukiman kami. Kalaupun tidak hujan, kami kebanjiran karena kiriman dari Bogor di sungai Cibeet, " kata Asep, Rabu (18/2/21).

Menurut Asep, jumlah warga yang mengungsi mencapai 1.800 orang, dari 7 RT. Para pengungsi diatur agar tinggal di rumah saudara terdekat. "Kami hanya sedikit bikin tempat pengungsian karena menjaga penyebaran Covid-19. Jadi pengungsi diatur untuk tinggal di rumah warga yang rumahnya tidak kebanjiran. Alhamdulilah warga yang rumahnya ketempatan oleh pengungsi, menerima dengan ikhlas," katanya. Baca: Soal PPKM Skala Mikro, Berlaku di Kota Bandung Sesuai Aturan Pusat.

Menurut Asep, ada 4 RT yang menderita banjir paling parah yaitu RT 01, 02,03 dan RT 07 persisnya di Kampung Pengasinan, Desa Karangligar. Evakuasi warga mengalami sedikit kesulitan karena terbatasnya perahu karet. "Sampai tengah malam kami menjemput warga yang terjebak banjir karena ketinggian air mencapai 2 meteran. Perahu karet cuma dua unit dan warganya mencapai 1.800 orang, semua harus diungsikan, " katanya. Baca: BPBD Minta Warga Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi saat Cuaca Ekstrem.

Asep meminta pemerintah bekerja cepat membantu warga yang mengungsi. Meski tinggal dirumah keluarganya, namun kebutuhan logistik harus dipenuhi sendiri. "Bantuan logistik kami antar langsung ketempat warga agar mereka tidak boleh berkumpul mengambil logistik," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Rekomendasi
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved