Betisnya Ditembak Pakai Airsoftgun, Pria di Minahasa Tenggara Balas Keroyok Pelaku
Selasa, 09 Februari 2021 - 17:57 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono membeberkan kronologi penganiayaan tersebut dalam konferensi pers, di Mapolda Sulut, Selasa (9/2/2021) sore. Foto: iNews/Arther Loupatty
A
A
A
MANADO - Jajaran Polres Mitra (Minahasa Tenggara) diback-up Polda Sulut akahirnya mengungkap kasus penganiayaan yang terjadi di area perkebunan Alason Desa Ratatotok I, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Mitra, Minggu (7/2/2021).
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono membeberkan kronologi penganiayaan tersebut dalam konferensi pers, di Mapolda Sulut, Selasa (9/2/2021) sore. Awalnya pelaku yang diketahui berinisial YHW dan temannya berinisial S berjalan menuju camp untuk beristirahat.
Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Manado Mendekati Angka 14.000
Di tengah perjalanan keduanya dihadang oleh korban bernama Berry dan temannya Sepo. Lalu terjadi adu mulut antara mereka. Kemudian Berry sempat mengeluarkan senjata jenis air softgun dan mengeluarkan tembakan yang mengena di betis kiri pelaku.
“Sebelumnya Berry juga melarang pelaku agar tidak masuk ke area perkebunan, karena perkebunan tersebut masih dalam proses sengketa terkait kepemilikan,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast di depan sejumlah awak media.
Baca juga: 3 Warga Non Muslim Dicambuk 40 Kali di Banda Aceh
Beberapa waktu kemudian, pelaku bersama beberapa temannya kembali ke lokasi di mana dia dihadang oleh korban. Pelaku saat itu membawa sebilah besi, kemudian memukulkannya ke arah korban. “Pukulan besi kena di bahu korban sebelah kiri, lalu pelaku memukul lagi dan kena di bagian kepala, hingga korban mengalami luka. Setelah itu pelaku kembali ke camp,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono membeberkan kronologi penganiayaan tersebut dalam konferensi pers, di Mapolda Sulut, Selasa (9/2/2021) sore. Awalnya pelaku yang diketahui berinisial YHW dan temannya berinisial S berjalan menuju camp untuk beristirahat.
Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Manado Mendekati Angka 14.000
Di tengah perjalanan keduanya dihadang oleh korban bernama Berry dan temannya Sepo. Lalu terjadi adu mulut antara mereka. Kemudian Berry sempat mengeluarkan senjata jenis air softgun dan mengeluarkan tembakan yang mengena di betis kiri pelaku.
“Sebelumnya Berry juga melarang pelaku agar tidak masuk ke area perkebunan, karena perkebunan tersebut masih dalam proses sengketa terkait kepemilikan,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast di depan sejumlah awak media.
Baca juga: 3 Warga Non Muslim Dicambuk 40 Kali di Banda Aceh
Beberapa waktu kemudian, pelaku bersama beberapa temannya kembali ke lokasi di mana dia dihadang oleh korban. Pelaku saat itu membawa sebilah besi, kemudian memukulkannya ke arah korban. “Pukulan besi kena di bahu korban sebelah kiri, lalu pelaku memukul lagi dan kena di bagian kepala, hingga korban mengalami luka. Setelah itu pelaku kembali ke camp,” ujarnya.
Lihat Juga :