Aneh, Antapani Kasus COVID-19 Terbesar di Kota Bandung Belum Terapkan PPKM Mikro
Selasa, 09 Februari 2021 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, Atang memastikan bahwa pihaknya sudah memahami teknis penerapan PPKM skala mikro. Pihak kecamatan, kata Atang, masih menunggu Peraturan Wali Kota (Perwal).
"Kita sekarang masih menunggu perwal yang mengatur bagaimana teknis (PPKM skala mikro)-nya, kita tunggu dulu perwalnya sebagai bagian dari yang kita ikuti, jadi kita tunggu regulasinya dulu," jelasnya. Atang menambahkan, sebenarnya, sudah ada dua RW yang sempat menerapkan pembatasan sosial seperti PPKM skala mikro.
Hasilnya, terjadi penurunan kasus COVID-19 di dua RW itu. Di RW 1 Antapani Tengah misalnya, temuan kasus yang mulanya berjumlah 16 turun menjadi dua kasus. "Intinya, mulai hari ini, kita masih mendata RW mana yang sekiranya paling banyak (kasus COVID-19) gitu," tandas Atang.
Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov), sepuluh wilayah dengan angka kasus COVID-19 tertinggi di Kota Bandung, yakni Kecamatan Antapani 93 kasus, Buahbatu 87, Arcamanik 82 kasus, Coblong 81 kasus, Rancasari 79 kasus, Bandung Kidul 72 kasus, Batununggal 69 kasus, Sukasari dan Andir 61 kasus, serta Ujungberung 46 kasus.
"Kita sekarang masih menunggu perwal yang mengatur bagaimana teknis (PPKM skala mikro)-nya, kita tunggu dulu perwalnya sebagai bagian dari yang kita ikuti, jadi kita tunggu regulasinya dulu," jelasnya. Atang menambahkan, sebenarnya, sudah ada dua RW yang sempat menerapkan pembatasan sosial seperti PPKM skala mikro.
Hasilnya, terjadi penurunan kasus COVID-19 di dua RW itu. Di RW 1 Antapani Tengah misalnya, temuan kasus yang mulanya berjumlah 16 turun menjadi dua kasus. "Intinya, mulai hari ini, kita masih mendata RW mana yang sekiranya paling banyak (kasus COVID-19) gitu," tandas Atang.
Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov), sepuluh wilayah dengan angka kasus COVID-19 tertinggi di Kota Bandung, yakni Kecamatan Antapani 93 kasus, Buahbatu 87, Arcamanik 82 kasus, Coblong 81 kasus, Rancasari 79 kasus, Bandung Kidul 72 kasus, Batununggal 69 kasus, Sukasari dan Andir 61 kasus, serta Ujungberung 46 kasus.
(shf)
Lihat Juga :