Bandel, Kerumunan Warga di Angkringan Dibubarkan Polisi
Minggu, 17 Mei 2020 - 11:09 WIB
loading...
Aparat gabungan membubarkan kerumunan warga Blora yang nongkrong di cafe, warung ataupun angkringan, Sabtu (16/5/2020). FOTO : Dok Humas Polres Blora
A
A
A
BLORA - Meski sebagian besar warga Kabupaten Blora memang sudah mematuhi prosedur kesehatan, namun masih ditemukan warga yang bandel, tidak patuh terhadap prosedur kesehatan, bahkan mengabaikan imbauan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.
Hampir setiap malam terlebih pada saat malam libur nampak kerumunan warga Blora yang nongkrong terlihat di sejumlah Cafe atau angkringan dan warung kopi yang tersebar di seluruh wilayah dari tingkat desa, Kecamatan bahkan kota.
Hal ini membuat jajaran Kepolisian Polres Blora terus mengerahkan personel untuk membubarkan kerumunan warga.
Aparat gabungan Polres Blora, Kodim 0721/Blora dan Satpol PP menggelar patroli woro woro untuk membubarkan warga yang masih nongkrong - nongkrong dan berkerumun, Sabtu (16/5/2020). Petugas gabungan tersebut menghimbau keras agar mereka membubarkan diri.
Kabag Ops Polres Blora AKP Supriyo mengatakan bahwa petugas dalam kegiatan woro-woro langsung menghampiri warga yang berkerumun memberikan pemahaman tentang bahaya penyebaran pendemi COVID-19.
Hampir setiap malam terlebih pada saat malam libur nampak kerumunan warga Blora yang nongkrong terlihat di sejumlah Cafe atau angkringan dan warung kopi yang tersebar di seluruh wilayah dari tingkat desa, Kecamatan bahkan kota.
Hal ini membuat jajaran Kepolisian Polres Blora terus mengerahkan personel untuk membubarkan kerumunan warga.
Aparat gabungan Polres Blora, Kodim 0721/Blora dan Satpol PP menggelar patroli woro woro untuk membubarkan warga yang masih nongkrong - nongkrong dan berkerumun, Sabtu (16/5/2020). Petugas gabungan tersebut menghimbau keras agar mereka membubarkan diri.
Kabag Ops Polres Blora AKP Supriyo mengatakan bahwa petugas dalam kegiatan woro-woro langsung menghampiri warga yang berkerumun memberikan pemahaman tentang bahaya penyebaran pendemi COVID-19.
Lihat Juga :