Begini Kondisi Bayi di Makassar yang Digigit dan Dipukul Pacar Ibu Kandungnya

Selasa, 09 Februari 2021 - 06:29 WIB
loading...
Begini Kondisi Bayi...
Kondisi GY bayi laki laki di Makassar nampak trauma setelah dianiaya oleh pacar ibu kandungnya. GY kerap terlihat menangis menahan sakit akibat luka di bagian pipi, mulut, dada dan jari-jari akibat penganiayaan. Foto iNews TV/M Nur
A A A
MAKASSAR - Kondisi GY bayi laki laki di Makassar nampak trauma setelah dianiaya oleh pacar ibu kandungnya. GY kerap terlihat menangis menahan sakit akibat luka di bagian pipi, mulut, dada dan jari-jari karena digigit dan dipukul oleh RP pacar dari Satriani (18) ibu korban.

Sebelumnya bayi berinisial GY itu dianiaya seorang pria yang merupakan pacar dari ibu kandung korban. Peristiwa penganiayaan itu terjadi di sebuah indekos Jalan Hajji Kalla, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar , Sulawesi Selatan (Sulsel).

Peristiwa penganiyaan itu diketahui ibu kandung korban Satriani (18) setelah melihat bayi laki-lakinya kembali dianiaya oleh pacarnya.

Satriani (18) pun langsung melaporkan kejadian nahas itu ke SPKT Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang, pada Senin (8/2/2021) malam.

Baca : Miris! Bayi di Makassar Digigit dan Dianiaya Pacar Ibu Kandungnya

"Pelaku menganiaya anak saya karena merasa risih akibat dia (GY) sering menangis," kata Satriani (18) saat melaporkan kejadian nahas itu ke SPKT Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang, pada Senin (8/2/2021) malam.

Menurut Satriani anaknya GY memang kerap menangis, namun biasaya hanya diancam pelaku, puteranya langsung diam. Namun saat kejadian itu GY tetap menangis sehingga pelaku berang dan langsung memukulinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Atasi Persoalan Sampah,...
Atasi Persoalan Sampah, Pembangunan PSEL di Makassar Harus Segera Terealisasi
Infrastruktur Dinilai...
Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam Disarankan Ditunda
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Sahroni Desak Semua...
Sahroni Desak Semua Pengurus Daycare Yogyakarta yang Terlibat dalam Dugaan Penganiayaan Anak Dipidana
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Rekomendasi
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved