Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional

Senin, 08 Februari 2021 - 08:20 WIB
loading...
Pj Wali Kota Makassar...
Kondisi pasar Terong Makassar. Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyoroti kondisi pasar tradisional. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Kondisi pasar tradisional di Kota Makassar masih terlihat kumuh. Belum memenuhi ekspektasi karena tidak tertata dengan baik.

Bahkan masih banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan. Padahal setiap pasar yang dikelola PD Pasar Makassar Raya sudah memiliki gedung sendiri.

Pj Wali Kota Makassar , Rudy Djamaluddin menilai penataan dan pengelolaan pasar sangat bergantung pada managemen dan leadership. Sehingga sudah menjadi tanggung jawab PD Pasar Makassar Raya menghadirkan pasar yang tertata dan terkelola dengan baik.

"Kalau ide-ide kreativitasnya terbatas maka sulit menghasilkan konsep-konsep yang kreatif. Kalau tidak ada konsep, yah begitu-begitu saja," tegas Rudy.

Menurut dia, selain dari sisi leadership perlu ada ketegasan dalam menata pedagang pasar. Regulasi yang sudah disusun harus ditegakkan. Tidak boleh lemah. "Saya yakin tidak ada pedagang pasar yang mau jorok. Semua mau bersih dan mau diatur. Kalau bersih pasar, banyak pembeli yang datang. Ujung-ujungnya yang diuntungkan itu pedagang," ujar dia.

Kata dia, pasar merupakan salah satu prioritas. Ini sesuai dengan visi pariwisata Pemkot. Sehingga perlu ada trobosan yang diambil PD Pasar Makassar Raya .

Baca Juga: Perubahan Status PD Pasar Diharap Dibarengi dengan Inovasi

"Misalnya pedagang pasar tidak perlu lagi datang membawa barangnya, tidak perlu lagi menunggu barangnya di pasar. Melainkan dengan memanfaatkan teknologi," papar dia.

Bagi dia, penerapan teknologi tidak serta merta menghilangkan identitasnya sebagai pasar tradisional .

Rudy berharap posisi pasar di Makassar bisa seperti Provinsi Bali. Mampu mendorong sektor pariwisata Kota Makassar. Jadi tempat favorit dikunjungi para wisatawan.

"Kita mau seperti itu. Bagaimana pasar kita juga mampu menopang pariwisata Makassar," harap dia.

Hanya saja sejauh ini, pengelolaan pasar masih jauh dari harapan. Kesan kumuh dan jorok masih melekat.

"Kalau dipikir tentu tidak ada pelapak yang ingin berjualan di tempat seperti itu. Kembali lagi ini terletak pada manajemen pengelolaannya," ungkap dia.

Rudy menekankan PD Pasar Makassar Raya harus melakukan inovasi yang out of the box. Jangan terjebak pada pola kinerja lama. Hanya fokus memungut retribusi.

"Kalau turis datang mereka biasa cari pasar. Tetapi kalau lihat kondisi pasar, malu-malu kita," katanya.

Direktur Operasional PD Pasar Makassar Raya , Saharuddin Ridwan menjelaskan, saat ini beberapa inovasi tengah dikembangkan. Seperti melakukan kerja sama dengan aplikasi berbasis digital. Seperti Grab.

"Orang bisa belanja di pasar dengan memanfaatkan aplikasi ini. Kita juga punya call center. Mereka yang ingin belanja dari rumah juga bisa dibantu," pungkas dia.

Baca Juga: Jadi Perumda, PD Pasar dan Parkir Diharap Tingkatkan Layanan
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Ikuti Perkembangan Zaman,...
Ikuti Perkembangan Zaman, Pasar Santa Direvitalisasi agar Lebih Modern
Pedagang Tolak Larangan...
Pedagang Tolak Larangan Penjualan Rokok di Pasar Tradisional
Bentuk Raperda Penyelenggaraan...
Bentuk Raperda Penyelenggaraan Pasar, DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat
Pramono Minta Digitalisasi...
Pramono Minta Digitalisasi di Pasar Ditingkatkan: Copet Bisa Turun Drastis
Pedagang Dukung Rencana...
Pedagang Dukung Rencana Pemprov DKI Jakarta Revitalisasi Pasar Rawamangun
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Pasar Kombongan Tampil...
Pasar Kombongan Tampil Lebih Modern Usai Revitalisasi Pemprov DKI
Yuni Shara Asyik Kepergok...
Yuni Shara Asyik Kepergok Jajan di Pasar Yogyakarta, Gaya Sederhana jadi Sorotan
Rekomendasi
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved