Lakukan Penganiayaan Sadis, Nelayan Ini Dibekuk Tim Macan Polresta Barelang
Senin, 08 Februari 2021 - 02:05 WIB
loading...
Tersangka penganiayaan yang mengakibatkan korbannya tewas, berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Barelang. Foto/SINDOnews/Dicky Sigit Rakasiwi
A
A
A
BATAM - Gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang, dan Opsnal Polsek Sei Beduk yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan telah berhasil menangkap satu orang pelaku penganiayaan berinisial HH (31) yang berprofesi sebagai nelayan.
Baca juga: Janda Dibacok Kekasihnya Saat Bersetubuh dengan Pria Lain, Ditemukan Dalam Kondisi Telanjang
HH ditangkap karena melakukan tindak pidana penganiayaan sadis, hingga mengakibatkan korbannya tewas. Aksi penganiayaan sadis itu dilakukan di Jalan Raya Simpang Bagan, Tg. Piayu, Sei Beduk, Minggu (7/2/2021).
Kejadian ini bermula yakni pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 02.40 WIB, pelapor bersama lima temannya hendak berangkat ke Perum Bidadari, untuk menghadiri pesta dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Ketika sampai di Simpang Bagan, pelapor melihat teman pelapor yang berinisial SA dan IP kembali mengarah ke Kampung Bagan.
Baca juga: Nekat Jual Pulau Lantigiang Rp900 Juta, Penerima Uang Muka Jadi Tersangka
"Kemudian ketiga temannya tersebut terlibat perkelahian dengan pelaku, lalu pelapor bersama temannya yang bernama NH dan AZ turun dari sepeda motor dan melerai. Tiba-tiba pelaku lari menuju TKP, kemudian pelapor bersama lima temannya tersebut mengejar pelaku. Sesampai di TKP, tiba-tiba pelaku membacok secara membabi buta dan mengenai Korban AA, SF, dan IP," ujar Andri.
Atas kejadian tersebut, korban AA mengalami luka bacok di punggung sebelah kiri. Sementara korban SF mengalami luka bacok pada siku sebelah kanan, dan korban IP mengalami luka bacok pada leher sebelah kiri hingga mengakibatkan korban meninggal dunia .
Baca juga: Sidoarjo Gempar, Janda Dibacok Kekasihnya Saat Berhubungan Seks dengan Pria Lain
"Sekitar pukul 03.00 WIB ada laporan terjadinya tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini, dengan gerak cepat gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang, dan Opsnal Polsek Sei Beduk, melakukan penyelidikan lapangan dan benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia," jelasnya.
Kemudian, pada Minggu (7/2/21) sekitar pukul 08.30 WIB, gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang, dan Opsnal Polsek Sei Beduk, mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Dam Duriangkang.
Baca juga: 11 Tahun Jalani Hubungan Seks Sejenis, Faruk Ditangkap Karena Gelapkan Mobil Suaminya
Pada sekitar pukul 09.30 WIB, gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang dan Opsnal Polsek Sei Beduk, berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku HH. Kemudian pelaku digelandang ke Polresta Barelang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Terdapat barang bukti yang berhasil di amankan berupa satu buah kartu anggota sebagai Himpunan Masyarakat Nelayan Danau Duriangkang, atas nama HH milik pelaku yang tertinggal di TKP, serta satu buah dompet warna hitam milik pelaku," pungkasnya.
Baca juga: Janda Dibacok Kekasihnya Saat Bersetubuh dengan Pria Lain, Ditemukan Dalam Kondisi Telanjang
HH ditangkap karena melakukan tindak pidana penganiayaan sadis, hingga mengakibatkan korbannya tewas. Aksi penganiayaan sadis itu dilakukan di Jalan Raya Simpang Bagan, Tg. Piayu, Sei Beduk, Minggu (7/2/2021).
Kejadian ini bermula yakni pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 02.40 WIB, pelapor bersama lima temannya hendak berangkat ke Perum Bidadari, untuk menghadiri pesta dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Ketika sampai di Simpang Bagan, pelapor melihat teman pelapor yang berinisial SA dan IP kembali mengarah ke Kampung Bagan.
Baca juga: Nekat Jual Pulau Lantigiang Rp900 Juta, Penerima Uang Muka Jadi Tersangka
"Kemudian ketiga temannya tersebut terlibat perkelahian dengan pelaku, lalu pelapor bersama temannya yang bernama NH dan AZ turun dari sepeda motor dan melerai. Tiba-tiba pelaku lari menuju TKP, kemudian pelapor bersama lima temannya tersebut mengejar pelaku. Sesampai di TKP, tiba-tiba pelaku membacok secara membabi buta dan mengenai Korban AA, SF, dan IP," ujar Andri.
Atas kejadian tersebut, korban AA mengalami luka bacok di punggung sebelah kiri. Sementara korban SF mengalami luka bacok pada siku sebelah kanan, dan korban IP mengalami luka bacok pada leher sebelah kiri hingga mengakibatkan korban meninggal dunia .
Baca juga: Sidoarjo Gempar, Janda Dibacok Kekasihnya Saat Berhubungan Seks dengan Pria Lain
"Sekitar pukul 03.00 WIB ada laporan terjadinya tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini, dengan gerak cepat gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang, dan Opsnal Polsek Sei Beduk, melakukan penyelidikan lapangan dan benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dunia," jelasnya.
Kemudian, pada Minggu (7/2/21) sekitar pukul 08.30 WIB, gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang, dan Opsnal Polsek Sei Beduk, mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di Dam Duriangkang.
Baca juga: 11 Tahun Jalani Hubungan Seks Sejenis, Faruk Ditangkap Karena Gelapkan Mobil Suaminya
Pada sekitar pukul 09.30 WIB, gabungan Opsnal Reskrim Polresta Barelang dan Opsnal Polsek Sei Beduk, berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku HH. Kemudian pelaku digelandang ke Polresta Barelang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Terdapat barang bukti yang berhasil di amankan berupa satu buah kartu anggota sebagai Himpunan Masyarakat Nelayan Danau Duriangkang, atas nama HH milik pelaku yang tertinggal di TKP, serta satu buah dompet warna hitam milik pelaku," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :