Dukung Riset, Petrokimia Gresik Gunakan 10 Unit GeNose UGM
Sabtu, 06 Februari 2021 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa Petrokimia Gresik hingga saat ini terus melakukan massive testing dan intensive tracing. Dengan hadirnya alat ini, maka metode antigen hanya digunakan untuk intensive tracing saja. Sedangkan massive testing atau rapid massal menggunakan GeNose C19.
"Sehingga diharapkan cakupan massive testing bisa lebih banyak dengan biaya yang lebih efisien" tandas Digna. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan UGM, akurasi alat ini mencapai 97%.
Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM, Dr Paripurna, berharap ke depan akurasi GeNose akan semakin tinggi serta dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit lain yang memiliki kemiripan yang sama, misalnya seperti penyakit TBC.
“Sehingga ke depan, pemilik alat ini tidak perlu membeli GeNose baru, cukup di-inject dengan sensor lain untuk dapat mendeteksi penyakit lainnya,” tandasnya.
"Sehingga diharapkan cakupan massive testing bisa lebih banyak dengan biaya yang lebih efisien" tandas Digna. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan UGM, akurasi alat ini mencapai 97%.
Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM, Dr Paripurna, berharap ke depan akurasi GeNose akan semakin tinggi serta dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit lain yang memiliki kemiripan yang sama, misalnya seperti penyakit TBC.
“Sehingga ke depan, pemilik alat ini tidak perlu membeli GeNose baru, cukup di-inject dengan sensor lain untuk dapat mendeteksi penyakit lainnya,” tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :