Pemprov Sulsel Terima 13 Unit Ambulans dan Damkar dari Ehime Jepang
Jum'at, 05 Februari 2021 - 11:35 WIB
loading...
Gubernur Sulsel Prof, HM Nurdin Abdullah menerima sebanyak 13 unit Ambulans dan Damkar dari Ehime Jepang yang diserahkan langsung perwakilan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), di Gedung Karaeng Pattingalloang, Gubernuran, Jumat (5/2/2021). Foto SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof, HM Nurdin Abdullah menerima sebanyak 13 unit Ambulans dan Damkar dari Ehime Jepang yang diserahkan langsung perwakilan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), di Gedung Karaeng Pattingalloang, Gubernuran, Jumat (5/2/2021).
"Hari ini kita dapat berkah yang sudah dilakukan kerjasama sejak tahun 2009 yaitu bantuan Damkar dan Ambulans jumlah 13 unit dan akan menyusul lagi 21 unit akan di kirim secara bertahap," beber Nurdin Abdullah. Baca juga: Belanda Dukung Pengembangan Sekolah Lapang Digital untuk Petani Enrekang
Dari segi keuangan, Damkar dan Ambulans ini menguntungkan bagi Pemprov Sulsel, sebab selain tidak dibayar, biaya masuk di Indonesia juga hanya membayar ongkos pengiriman sebanyak Rp 30 juta per 1 contener.
"Satu contener itu biaya nya Rp 30 juta, apalagi biaya masuk juga tidak ada dan ini kan hibah kita cuman membayar ongkos. Ini tentu lebih hemat dari segi anggaran, tapi tidak berarti layanan pada masyarakat itu harus terhenti," ujarnya.
Bantuan tersebut, lanjutnya, akan meringankan beban APBD daerah. "Kita berharap seluruh proses administrasi bisa lebih cepat sehingga tidak menyulitkan pemberi hibah untuk menampung Damkar dan Ambulans . Ini sudah secara resmi penyerahan dihadiri Dubes Jepang, dari Presiden Toyota Cocy maupun Toyota Ehime, Gubernur Ehime tentu ini akan semakin memperluas lagi kerjasama kita, dan ini suatu hal yang menggembirakan pada kita," jelasnya.
"Hari ini kita dapat berkah yang sudah dilakukan kerjasama sejak tahun 2009 yaitu bantuan Damkar dan Ambulans jumlah 13 unit dan akan menyusul lagi 21 unit akan di kirim secara bertahap," beber Nurdin Abdullah. Baca juga: Belanda Dukung Pengembangan Sekolah Lapang Digital untuk Petani Enrekang
Dari segi keuangan, Damkar dan Ambulans ini menguntungkan bagi Pemprov Sulsel, sebab selain tidak dibayar, biaya masuk di Indonesia juga hanya membayar ongkos pengiriman sebanyak Rp 30 juta per 1 contener.
"Satu contener itu biaya nya Rp 30 juta, apalagi biaya masuk juga tidak ada dan ini kan hibah kita cuman membayar ongkos. Ini tentu lebih hemat dari segi anggaran, tapi tidak berarti layanan pada masyarakat itu harus terhenti," ujarnya.
Bantuan tersebut, lanjutnya, akan meringankan beban APBD daerah. "Kita berharap seluruh proses administrasi bisa lebih cepat sehingga tidak menyulitkan pemberi hibah untuk menampung Damkar dan Ambulans . Ini sudah secara resmi penyerahan dihadiri Dubes Jepang, dari Presiden Toyota Cocy maupun Toyota Ehime, Gubernur Ehime tentu ini akan semakin memperluas lagi kerjasama kita, dan ini suatu hal yang menggembirakan pada kita," jelasnya.
Lihat Juga :