Jembatan Ambruk Diterjang Banjir Bandang, Jalur Alternatif Cirebon-Kuningan Putus
Kamis, 04 Februari 2021 - 09:22 WIB
loading...
Jembatan penghubung antar desa, yang menghubungkan Kabupaten Cirebon, dengan Kabupaten Kuningan, ambruk diterjang banjir bandang. Foto/iNews TV/Toiskandar
A
A
A
CIREBON - Banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, setelah kawasan itu diguyur hujan lebat . Akibatnya, sebuah jembatan penghubung antar desa yang menghubungkan Kabupaten Cirebon, dengan Kabupaten Kuningan, ambruk
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Ponorogo, 1 Jembatan Hanyut, Rumah dan Sawah Tergenang
Akibat ambruknya jembatan sepanjang 30 meter tersebut, membuat aktivitas warga di Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, terganggu. Warga di wilayah perbatasan Cirebon-Kuningan tersebut, terisolir.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizki menyebutkan, ambruknya jembatan sepanjang 30 meter dan lebar enam meter tersebut, akibat cuaca buruk . "Curah hujan yang tinggi, mengakibatkan struktur tanah di sisi jembatan labil," terangnya.
Baca juga: Dentuman Misterius yang Gemparkan Malang Raya Berasal Dari Permukaan Bumi
Kondisi ini, menurutnya juga diperparah dengan luapan air dan derasnya Sungai Cikurai, membuat bagian dinding penahan jembatan ini tak kuat menahan terjangan derasnya arus sungai , hingga mengakibatkan jembatan ini ambruk. Baca juga: Aksinya Tabrak Polantas Gemparkan Probolinggo, Toni Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan
Kini masyarakat terpaksa harus mengambil jalur lain, meski harus menempuh jarak lebih dari 15 km. Rencananya, Pemkab Cirebon, akan membangun jembatan darurat agar memudahkan akses warga, sambil menunggu jembatan utama dibangun kembali.
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Ponorogo, 1 Jembatan Hanyut, Rumah dan Sawah Tergenang
Akibat ambruknya jembatan sepanjang 30 meter tersebut, membuat aktivitas warga di Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, terganggu. Warga di wilayah perbatasan Cirebon-Kuningan tersebut, terisolir.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizki menyebutkan, ambruknya jembatan sepanjang 30 meter dan lebar enam meter tersebut, akibat cuaca buruk . "Curah hujan yang tinggi, mengakibatkan struktur tanah di sisi jembatan labil," terangnya.
Baca juga: Dentuman Misterius yang Gemparkan Malang Raya Berasal Dari Permukaan Bumi
Kondisi ini, menurutnya juga diperparah dengan luapan air dan derasnya Sungai Cikurai, membuat bagian dinding penahan jembatan ini tak kuat menahan terjangan derasnya arus sungai , hingga mengakibatkan jembatan ini ambruk. Baca juga: Aksinya Tabrak Polantas Gemparkan Probolinggo, Toni Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan
Kini masyarakat terpaksa harus mengambil jalur lain, meski harus menempuh jarak lebih dari 15 km. Rencananya, Pemkab Cirebon, akan membangun jembatan darurat agar memudahkan akses warga, sambil menunggu jembatan utama dibangun kembali.
(eyt)
Lihat Juga :