Penampakan Desa Mati di Majalengka, Banyak Bangunan Runtuh dan Tak Terurus
Rabu, 03 Februari 2021 - 20:38 WIB
loading...
A
A
A
Dusun Jotang, kini menjadi kampung baru ratusan KK yang ngungsi dari Cigintung. "Relokasi ke sini (Jotang) sebanyak 600 KK. Sampai sekarang, masih banyak bangunan yang tetap berdiri di sana (Cigintung). Memang ada sebagian warga yang memanfaatkannya untuk dipindah ke sini, seperti genteng dan lain-lain," kata Kadus Jotang, Eding Supardi.
Eding, yang pernah menjabat sebagai Kadus Cigintung itu menjelaskan, memang tidak semua warga di dusun tersebut pindah ke Jotang. Selain ke luar kota, beberapa warga juga masih bertahan di sana.
"Ada 80 KK masih bertahan di sana, yang daerahnya memang relatif aman. Selain itu, ada juga yang pindah ke luar kota, seperti Cirebon. Di sini (Jotang) saat ini ada 310 KK, karena ada yang pindah juga," papar dia.
Eding menjelaskan, kehidupan ratusan KK yang sebelumnya tercatat sebagai warga Dusun Cigintung memulai hidup baru di Jotang dimulai pada 2014 lalu. Proses kepindahan mereka ke daerah baru dalam perjalanannya tidak berjalan mulus.
"Pemerintah sempat akan merelokasi kami ke Cipicung, tapi kami keberatan. Alasannya, akses yang terpencil, budaya kami dengan warga di sana pun tentunya berbeda. Kami dari awal menginginkan ke Jotang," jelas dia.
Eding, yang pernah menjabat sebagai Kadus Cigintung itu menjelaskan, memang tidak semua warga di dusun tersebut pindah ke Jotang. Selain ke luar kota, beberapa warga juga masih bertahan di sana.
"Ada 80 KK masih bertahan di sana, yang daerahnya memang relatif aman. Selain itu, ada juga yang pindah ke luar kota, seperti Cirebon. Di sini (Jotang) saat ini ada 310 KK, karena ada yang pindah juga," papar dia.
Eding menjelaskan, kehidupan ratusan KK yang sebelumnya tercatat sebagai warga Dusun Cigintung memulai hidup baru di Jotang dimulai pada 2014 lalu. Proses kepindahan mereka ke daerah baru dalam perjalanannya tidak berjalan mulus.
"Pemerintah sempat akan merelokasi kami ke Cipicung, tapi kami keberatan. Alasannya, akses yang terpencil, budaya kami dengan warga di sana pun tentunya berbeda. Kami dari awal menginginkan ke Jotang," jelas dia.
Lihat Juga :