Presiden Trump Konfirmasi Klaim AS Bikin Misil Hipersonik Canggih

Sabtu, 16 Mei 2020 - 19:06 WIB
loading...
Presiden Trump Konfirmasi...
Desain konsep misil hipersonik yang dirancang Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/Lockheed Martin
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald John Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mengembangkan misil hipersonik canggih yang ia sebut "rudal super duper", yang akan mengalahkan senjata hipersonik Rusia dan China. Pentagon mengonfirmasi bahwa klaim itu memang benar.

Juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman, pada Sabtu (16/5/2020), mengatakan militer Amerika sedang mengembangkan serentetan rudal hipersonik canggih untuk melawan musuh.

Konfirmasi muncul setelah Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa AS saat ini sedang mengerjakan apa yang digambarkan sebagai "rudal super duper" yang ia klaim bisa melesat 17 kali lebih cepat dari semua rudal tercepat yang ada saat ini.

“Kami tidak punya pilihan, kami harus melakukannya dengan musuh yang kami miliki di luar sana. Kami memiliki, saya menyebutnya rudal super duper dan saya mendengar malam sebelumnya (itu) 17 kali lebih cepat dari apa yang mereka miliki sekarang," kata Presiden Trump yang duduk di Resolute Desk, Oval Office Gedung Putih. (Baca: Putin soal Senjata Hipersonik: AS Sekarang Tertinggal dari Rusia)

"Anda ambillah rudal tercepat yang kita miliki sekarang," kata Trump. "Anda mendengar Rusia lima kali dan China bekerja lima atau enam kali, kami memiliki 17 kali dan baru saja disetujui," papar Trump, seperti dikutip The Guardian.

Klaim Trump itu muncul setelah situs Defense News mengutip eksekutif akuisisi Angkatan Udara AS (USAF) Will Roper mengatakan dalam jumpa pers pada akhir April bahwa USAF tertarik untuk mendapatkan informasi dari bisnis untuk memulai program prototipe baru yang berkaitan dengan teknologi rudal jelajah hipersonik dalam waktu dekat.

Dia merujuk pada kompetisi internasional yang sedang berlangsung di bidang, yang menurut Roper mendorong militer AS untuk memastikan; "Kami tidak menyerahkan teknologi scramjet dan rudal jelajah hipersonik secara keseluruhan". (Baca juga:Trump: AS Akan Kalahkan Rusia dan China dengan Rudal Super Duper )

Sebelumnya, pemerintah Trump meminta dana sedikitnya USD3,2 miliar untuk program pengembangan senjata hipersonik pada tahun fiskal berikutnya, meningkat hampir USD500 juta dari tahun 2020.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov, pada April lalu, mengatakan Moskow tidak bisa berdiskusi soal senjata hipersonik dengan Washington jika diskusi tidak menyeluruh tentang proyek-proyek hipersonik Amerika. Terlebih Amerik berambisi menciptakan sistem anti-rudal global dan ingin menyebarkan senjata di luar angkasa.

"Kami tidak dapat mengabaikan proyek-proyek militer AS ini, karena kami melihatnya sangat tidak stabil dalam hal bidang strategis," kata Ryabkov, seperti dikutip Sputnik
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Bule Amerika Serikat...
Bule Amerika Serikat yang Ngamuk di Klinik Bali Akhirnya Dideportasi
Soal Kebijakan Tarif...
Soal Kebijakan Tarif AS, Aspaki Minta Pemerintah Berpihak pada Industri Dalam Negeri
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Rekomendasi
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Jelang Lawan Arab Saudi,...
Jelang Lawan Arab Saudi, Yamal Belum Siap Main 90 Menit
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved