Warga Serbu Mal di Situbondo hingga Membludak, Polisi Gelar Sweeping

Sabtu, 16 Mei 2020 - 16:42 WIB
loading...
Warga Serbu Mal di Situbondo...
Menjelang lebaran ratusan warga di Situbondo menyerbu pusat - pusat perbelanjaan untuk berbelanja kebutuhan baju lebaran, tanpa menghiraukan physical distancing di tengah pandemi COVID-19, Sabtu (16/5/2020). Foto iNews TV/Riski AA
A A A
SITUBONDO - Menjelang lebaran ratusan warga di Situbondo menyerbu pusat - pusat perbelanjaan untuk berbelanja kebutuhan baju lebaran,tanpa menghiraukan physical distancing di tengah pandemi COVID-19 , Sabtu (16/5/2020). Seperti yang terjadi di Mal KDS di Situbondo dimana antrean warga ini terjadi sejak pusat perbelanjaan ini belum dibuka hingga dibuka pada pukul 09.00 WIB.
Warga Serbu Mal di Situbondo hingga Membludak, Polisi Gelar Sweeping

Meski pengelola sudah membatasi pengunjung namun warga tetap memilih antre berdesakan di luar hingga meluber ke jalan raya tanpa menghiraukan physical distancing di tengah pandemi Corona.
Warga Serbu Mal di Situbondo hingga Membludak, Polisi Gelar Sweeping

Sehingga aksi saling dorong berebut masuk pun tak terhindarkan demi segera bisa berbelanja. Manajemen dibantu pihak kepolisian pun sempat kewalahan mengatur warga karena tidak mematuhi protokol physical distancing atau jaga jarak mencegah penularan virus COVID-19. Selain itu ada sejumlah warga yang antre tidak memakai masker. (Baca: Anggota TNI yang Tewas dengan Organ Hilang Ternyata Dibunuh Preman)

“Sejumlah pengunjung yang tidak mengenakan masker dilarang masuk dan meminta pengunjung yang parkir di jalan raya keluar dari pusat perbelanjaan. Petugas Kepolisian yang berjaga pun akhirnya bertindak tegas membubarkan antrean warga di luar dan mengurangi penumpukan pengunjung yang berbelanja di dalam,” kata Kapolres Situbondo AKBP Sugandi.

Menurut Kapolres, pihak Kepolisian mengatur proses keluar masuk pengunjung dengan membolehkan 10 pengunjung masuk setiap 10 menit. Sementara di dalam pusat perbelanjaan Polisi merazia pengunjung yang santai santai di dalam untuk keluar.

“Para pengunjung juga dihimbau untuk segera melakukan belanja pakaian seperlunya dan mempercepat proses belanja di dalam. Beberapa pengunjung pun akhirnya harus dikeluarkan dari dalam,” timpal Kapolres Situbondo AKBP Sugandi.

Kapolres memprediksi kondisi ini akan terus terjadi selama beberapa hari ke depan mengingat jumlah pusat perbelanjaan untuk kebutuhan lebaran hanya terpusat di dua lokasi ini . “Kita akan tindak tegas pada pihak manajemen agar mengurangi jumlah pengunjung setiap jam. Agar protokol kesehatan penyebaran virus COVID-19 dengan menjaga jarak bisa dilakukan pengunjung,” tandasnya.

Sementara menurut Manajemen Mal Andi, sebelumnya petugas kepolisian dan manajemen masih dibuat kewalahan karena pengunjung terus saling berdesakan mendorong segera bisa masuk.

“Antrean terjadi karena pihak manajemen memberlakukan aturan jaga jarak dengan cara membatasi jumlah pengunjung. Sebelum masuk ke dalam pengunjung disediakan tempat duduk antrean berjarak satu meter. Mereka juga harus cuci tangan, namun tingginya jumlah pengunjung membuat antrean di luar membludak hingga meluber ke Jalan Raya Pantura Ahmad Yani, “ kata Andi.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB: 137 Rumah Rusak...
BNPB: 137 Rumah Rusak Akibat Gempa M5,7 di Banyuwangi-Situbondo
Dukung Pertumbuhan UMKM...
Dukung Pertumbuhan UMKM Situbondo, Bank Jatim Serahkan 455 Unit Tenda Portabel
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Bank Jatim Salurkan...
Bank Jatim Salurkan Donasi untuk Korban Banjir Bandang Situbondo
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Gempa M3,2 Guncang Situbondo,...
Gempa M3,2 Guncang Situbondo, Berpusat di Laut
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Berita Terkini
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved