Bangkalan Gempar, Video Buaya Muara Membawa Potongan Kaki Manusia Viral
Minggu, 31 Januari 2021 - 15:41 WIB
loading...
Video viral di media sosial, seekor buaya membawa potongan tubuh manusia di muara sungai di Kabupaten Bangkalan. Foto/iNews TV/Taufik Syahrawi
A
A
A
BANGKALAN - Sebuah video yang memperlihatkan seekor buaya sedang membawa potongan tubuh manusia, tiba-tiba viral di media sosial di kalangan masyarakat Pulau Madura. Baca juga: Buaya Sepanjang 4 Meter Ditangkap Pawang, Sampai di Darat Mati
Video buaya air tawar membawa potongan tubuh manuasia ini, membuat heboh masyarakat Pulau Madura, karena pada video tertulis keterangan tempat yakni Desa Kramat. Tempat yang dimaksud dalam video tersebut merujuk pada sungai yang melintasi wilayah Desa Kramat, dan Desa Mertajesah, Kecamatan Bangkalan Kota, Kabupaten Bangkalan.
Kepala Desa Kramat, Moh. Nasir mengaku mendapat telepon beberapa kali dari pihak kepolisian yang menanyakan kebenaran peristiwa yang videonya tersebar di media sosial secara masif. Nasir membantah video tersebut. "Tidak ada peristiwa seperti yang dimaksud, dan Sungai Kramat, tidak dihuni buaya sama sekali. Bahkan sudah lama menjadi tujuan para pemancing dari luar Bangkalan," tuturnya.
Baca juga: Dimintai Uang Damai dan Ditahan 3 Hari, Pasutri yang Dipaksa Mengaku Mencuri Lapor Polda Sumut
Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Haryanto menyebutkan, petugas di lapangan memastikan bahwa video asli yang sudah ada sejak dua tahun lalu tersebut hoaks , namun hanya ditambahi tulisan lokasi seolah-olah terjadi di wilayah Bangkalan. Baca juga: Tinjau Vaksinasi Nakes di Surabaya, Wamenkes: Ini Perang Dunia Ketiga
Lokasi sungai yang dimaksud, sedang diproyeksikan untuk destinasi wisata air bagi masyarakat umum. Sehingga terkesan video ini hanya ingin menakut-nakuti pengunjung, agar tidak mengunjungi tempat wisata tersebut. "Kami akan mendalami penyebar video hoaks tersebut," tuturnya.
Video buaya air tawar membawa potongan tubuh manuasia ini, membuat heboh masyarakat Pulau Madura, karena pada video tertulis keterangan tempat yakni Desa Kramat. Tempat yang dimaksud dalam video tersebut merujuk pada sungai yang melintasi wilayah Desa Kramat, dan Desa Mertajesah, Kecamatan Bangkalan Kota, Kabupaten Bangkalan.
Kepala Desa Kramat, Moh. Nasir mengaku mendapat telepon beberapa kali dari pihak kepolisian yang menanyakan kebenaran peristiwa yang videonya tersebar di media sosial secara masif. Nasir membantah video tersebut. "Tidak ada peristiwa seperti yang dimaksud, dan Sungai Kramat, tidak dihuni buaya sama sekali. Bahkan sudah lama menjadi tujuan para pemancing dari luar Bangkalan," tuturnya.
Baca juga: Dimintai Uang Damai dan Ditahan 3 Hari, Pasutri yang Dipaksa Mengaku Mencuri Lapor Polda Sumut
Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Haryanto menyebutkan, petugas di lapangan memastikan bahwa video asli yang sudah ada sejak dua tahun lalu tersebut hoaks , namun hanya ditambahi tulisan lokasi seolah-olah terjadi di wilayah Bangkalan. Baca juga: Tinjau Vaksinasi Nakes di Surabaya, Wamenkes: Ini Perang Dunia Ketiga
Lokasi sungai yang dimaksud, sedang diproyeksikan untuk destinasi wisata air bagi masyarakat umum. Sehingga terkesan video ini hanya ingin menakut-nakuti pengunjung, agar tidak mengunjungi tempat wisata tersebut. "Kami akan mendalami penyebar video hoaks tersebut," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :