Gresik Gempar, Pasien Cantik Positif COVID-19 di Gresik Kabur Dari Ruang Perawatan
Kamis, 28 Januari 2021 - 17:55 WIB
loading...
Petugas medis dan polisi serta Satpol PP Kabupaten Gresik, membujuk seorang pasien kembali ke RSUD Ibnu Sina. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
A
A
A
GRESIK - Lingkungan RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, digemparkan dengan kaburnya seorang pasien COVID-19 yang sedang menjalani perawatan intensif. Pasien cantik ini, melarikan diri ke jalan raya, Kamis (28/1/2021) pukul 15.45 WIB.
Baca juga: Menristek Berharap Ventilator ICU Buatan Anak Bangsa Lahir di 2021
Satpam dan tim medis RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, sempat kewalahan mengejar pasien yang didampingi keluarganya tersebut.
Aksi kejar-kejaran itu akhirnya berhenti di tepi jalan. Di trotoar depan Kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Namun, setelah dibujuk oleh tim medis dibantu polisi dan Satpol PP Kabupaten Gresik, akhirnya pasien bersedia kembali ke ruang perawatan .
Baca juga: Hari Pertama Vaksinasi, Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Kota Malang Turun Jadi 8,8%
"Kondisi tangan pasien mengeluarkan darah terus," kata Slamet, anggota Satpol PP Kabupaten Gresik, yang berjaga di pos depan Kantor Pemkab Gresik, Kamis (28/1/2021).
Dia mengaku, tidak berani mendekat lantaran diduga pasien COVID-19 . Sehingga hanya melihat dari jarak kejauhan. Penyebab kaburnya juga tidak mengetahui. "Tidak tahu kenapa, tadi katanya mau kabur pulang naik angkutan umum," imbuhnya.
Baca juga: Kecewa dengan Pimpinannya, Anggota DPRD TTU Segel Ruang Kerja Ketua dan Wakil Ketua
Saat dikonfirmasi, Wakil Direktur Medik RSUD Ibnu Sina Gresik, Maftuhan mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kaburnya pasien tersebut. Apakah pasien itu terpapar COVID-19 ? Maftuhan menyebut masih mendalami hal itu. "Karena petugas masih sibuk, jadi belum dapat kabar," pungkasnya.
Baca juga: Menristek Berharap Ventilator ICU Buatan Anak Bangsa Lahir di 2021
Satpam dan tim medis RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, sempat kewalahan mengejar pasien yang didampingi keluarganya tersebut.
Aksi kejar-kejaran itu akhirnya berhenti di tepi jalan. Di trotoar depan Kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo. Namun, setelah dibujuk oleh tim medis dibantu polisi dan Satpol PP Kabupaten Gresik, akhirnya pasien bersedia kembali ke ruang perawatan .
Baca juga: Hari Pertama Vaksinasi, Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Kota Malang Turun Jadi 8,8%
"Kondisi tangan pasien mengeluarkan darah terus," kata Slamet, anggota Satpol PP Kabupaten Gresik, yang berjaga di pos depan Kantor Pemkab Gresik, Kamis (28/1/2021).
Dia mengaku, tidak berani mendekat lantaran diduga pasien COVID-19 . Sehingga hanya melihat dari jarak kejauhan. Penyebab kaburnya juga tidak mengetahui. "Tidak tahu kenapa, tadi katanya mau kabur pulang naik angkutan umum," imbuhnya.
Baca juga: Kecewa dengan Pimpinannya, Anggota DPRD TTU Segel Ruang Kerja Ketua dan Wakil Ketua
Saat dikonfirmasi, Wakil Direktur Medik RSUD Ibnu Sina Gresik, Maftuhan mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kaburnya pasien tersebut. Apakah pasien itu terpapar COVID-19 ? Maftuhan menyebut masih mendalami hal itu. "Karena petugas masih sibuk, jadi belum dapat kabar," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :