Tiba di Majene, RS Terapung Ksatria Airlangga Langsung Operasi 7 Korban Gempa
Kamis, 28 Januari 2021 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
"Posisi kami berada di tengah-tengah Kecamatan Malunda dan Rumah Sakit Majene," katanya.
Saat ini, katanya, Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga lebih banyak turun kepada masyarakat untuk mencari kasus trauma yang belum terlayani. Ada berbagai macam alasan. "Kita akan coba persuasif kepada korban untuk mau menjalani tindakan operasi. Itu fokus kita," ungkapnya.
Bukan hanya pelayanan medis di kapal, relawan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga juga melakukan kegiatan ekstrahospital (di luar penanganan medis). Di antaranya, mendirikan dapur pengungsi yang bisa menghasilkan 600–700 nasi bungkus dan menyediakan air bersih. Termasuk mengunjungi dan menghibur masyarakat dalam rangka trauma healing.
Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga merupakan kapal pinisi 114 GT (Gross tonnage) dengan peralatan medis dan obat-obatan. Sebagaimana rumah sakit, di dalam kapal juga terdapat ruang operasi dan layanan medis lainnya.
Terhitung sejak Senin, 25 Januari 2021, Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga memberikan pelayanan kepada 35 pasien dan melakukan 7 tindakan operasi dengan dibantu oleh dokter ortopedi dan dokter bedah umum. "Kami masih akan meng-update terkait jumlah penanganan pasien," kata Agus.
Saat ini, katanya, Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga lebih banyak turun kepada masyarakat untuk mencari kasus trauma yang belum terlayani. Ada berbagai macam alasan. "Kita akan coba persuasif kepada korban untuk mau menjalani tindakan operasi. Itu fokus kita," ungkapnya.
Bukan hanya pelayanan medis di kapal, relawan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga juga melakukan kegiatan ekstrahospital (di luar penanganan medis). Di antaranya, mendirikan dapur pengungsi yang bisa menghasilkan 600–700 nasi bungkus dan menyediakan air bersih. Termasuk mengunjungi dan menghibur masyarakat dalam rangka trauma healing.
Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga merupakan kapal pinisi 114 GT (Gross tonnage) dengan peralatan medis dan obat-obatan. Sebagaimana rumah sakit, di dalam kapal juga terdapat ruang operasi dan layanan medis lainnya.
Terhitung sejak Senin, 25 Januari 2021, Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga memberikan pelayanan kepada 35 pasien dan melakukan 7 tindakan operasi dengan dibantu oleh dokter ortopedi dan dokter bedah umum. "Kami masih akan meng-update terkait jumlah penanganan pasien," kata Agus.
(shf)
Lihat Juga :