Tenaga Kerja di Jawa Timur Didominasi Lulusan Sekolah Dasar

Senin, 25 Januari 2021 - 08:28 WIB
loading...
Tenaga Kerja di Jawa...
Tenaga kerja di Jawa Timur (Jatim), mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Agustus 2020 didominasi berpendidikan Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah 9,22 juta orang atau setara 44% dari total serapan tenaga kerja. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
SURABAYA - Tenaga kerja di Jawa Timur (Jatim), mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Agustus 2020 didominasi berpendidikan Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah 9,22 juta orang atau setara 44% dari total serapan tenaga kerja. Disusul Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 3,89 juta orang atau 18,54%, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 3,31 juta orang atau 15,80%.

Lalu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 2,39 juta orang atau 11,39%. Penduduk bekerja berpendidikan tinggi (Diploma ke Atas) ada sebanyak 2,16 juta orang atau 10,28% mencakup 0,37 juta

orang penduduk bekerja berpendidikan Diploma dan 1,79 juta penduduk bekerja lulusan S1 ke atas/universitas. “Dalam setahun terakhir, persentase penduduk bekerja dari tamatan SMA naik 0,99% dan SMP naik 0,21%. Sebaliknya, berpendidikan SD ke bawah turun 0,88%,” kata Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jatim, Asim Saputra dalam rilisnya.

Sementara itu, data Bank Indonesia (BI) Jatim menunjukkan, berdasarkan pertumbuhannya jumlah tenaga kerja lulusan SD, SMK, Diploma dan Universitas mengalami penurunan. Sedangkan kelompok pendidikan lainnya meningkat. Peningkatan kualitas pendidikan tenaga kerja tersebut seiring adanya berbagai program sekolah gratis mulai dari tingkat SD sampai tingkat SMA yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Upaya Pemprov Jatim untuk meningkatkan alokasi lulusan SMK juga mulai terlihat. Dalam waktu lima tahun terakhir, pangsa tenaga kerja lulusan SMK meningkat dari 9,4% di Agustus 2015 menjadi 11,4% di Agustus 2020,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah. Baca: Luncuran Lava Pijar Gunung Merapi Kembali Meningkat.

Dia menambahkan, meski jumlah tenaga kerja lulusan SMP dan SMA mulai meningkat, namun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)-nya tinggi. TPT Agustus 2020 tingkat SD meningkat dari 1,50% menjadi 2,78%, SMP meningkat dari 3,67% menjadi 5,66%, SMA meningkat dari 6,12% menjadi 9,34%, SMK meningkat dari 8,04% menjadi 11,89%, DI/II/III meningkat dari 3,18% menjadi 6,56%, Universitas meningkat dari 4,45% menjadi 6,08% (yoy). “Peningkatan tersebut karena permasalahan antara penawaran tenaga kerja lulusan SMP dan SMA dengan permintaan dunia kerja,” terangnya.

Untuk itu, lanjut dia, perlu dilakukan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Sehingga dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan spesifik dunia usaha. Baca Juga: PGN Pastikan Tidak Ada Kebocoran Pipa Gas di Area SPBU Margomulyo yang Terbakar.

Beberapa program Pemprov Jatim untuk meminimalkan gap tersebut, antara lain dengan memberikan kompensasi berupa pengurangan pajak bagi dunia usaha yang memberikan kesempatan praktik kerja. “Pemprov Jatim juga memberdayakan para ahli di bidang tertentu dengan sertifikasi nasional dan internasional sebagai pendamping tenaga pengajar SMK,” pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
12 Ribu Pendatang Baru...
12 Ribu Pendatang Baru Bakal Adu Nasib di Jakarta, Pramono: Mereka Harus Persiapkan Diri
Pelatihan UMKM Bikin...
Pelatihan UMKM Bikin Olahan Emping Kekinian di Lebak, Sandiaga Uno: Buka Lapangan Kerja
Dua Siswi Papua Berhasil...
Dua Siswi Papua Berhasil Tembus Pasar Kerja Sektor Keperawatan di Jepang
Buka Lapangan Kerja...
Buka Lapangan Kerja di Kerinci, Sandiaga Uno Beri Pelatihan 95 IRT Buka Usaha Kue Kering
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Rekomendasi
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved