Risiko COVID-19, Alumni Unila Bersatu Tolak KKN Unila 2021
Jum'at, 22 Januari 2021 - 21:11 WIB
loading...
Alumni Unila Bersatu meminta rektor Unila untuk membatalkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Unila tahun 2021. Foto Ist
A
A
A
BANDARLAMPUNG - Alumni Unila Bersatu, sebuah grup alumni Universitas Lampung pendukung Presiden Joko Widodo, meminta rektor Unila untuk membatalkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Unila tahun 2021. "Pandemi COVID-19 menjadi pertimbangan usulan pembatalan itu," ujar Juru Bicara Alumni Unila Bersatu Edy Karizal, Jumat (22/1/2021) .
Dalam pernyataannya, Alumni Unila Bersatu menuturkan, program KKN yang berlangsung selama 40-50 hari ini dapat mengganggu program penanganan pandemi COVID-19 dari pemerintah pusat dan daerah. Program ini sendiri akan berjalan mulai 26-28 Januari 2021.
Sebanyak 4.320 mahasiswa akan mengikuti program KKN Unila secara tatap muka di delapan daerah. Program massal itu akan dilangsungkan di Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Lampung Timur, Lampung Barat, Pesawaran, Tanggamus dan satu di luar Lampung yaitu Banten.
"Sebaran begitu banyak orang, ke banyak wilayah, dapat meningkatkan potensi penyebaran wabah secara serius," ujar Edy
Baca: 2 Prajurit Raider Gugur, 1 Ditembak KKB usai Salat Subuh di Intan Jaya Papua
Selain itu, empat jenis KKN yang akan dijalankan, yaitu Merdeka Belajar, Reguler, Bersama, dan Bilateral juga diwarnai dengan proses tatap muka yang riskan dengan penularan virus. "Jangan sampai terbentuk cluster KKN Unila," lanjut Edy.
Dalam pernyataannya, Alumni Unila Bersatu menuturkan, program KKN yang berlangsung selama 40-50 hari ini dapat mengganggu program penanganan pandemi COVID-19 dari pemerintah pusat dan daerah. Program ini sendiri akan berjalan mulai 26-28 Januari 2021.
Sebanyak 4.320 mahasiswa akan mengikuti program KKN Unila secara tatap muka di delapan daerah. Program massal itu akan dilangsungkan di Kabupaten Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Mesuji, Lampung Timur, Lampung Barat, Pesawaran, Tanggamus dan satu di luar Lampung yaitu Banten.
"Sebaran begitu banyak orang, ke banyak wilayah, dapat meningkatkan potensi penyebaran wabah secara serius," ujar Edy
Baca: 2 Prajurit Raider Gugur, 1 Ditembak KKB usai Salat Subuh di Intan Jaya Papua
Selain itu, empat jenis KKN yang akan dijalankan, yaitu Merdeka Belajar, Reguler, Bersama, dan Bilateral juga diwarnai dengan proses tatap muka yang riskan dengan penularan virus. "Jangan sampai terbentuk cluster KKN Unila," lanjut Edy.
Lihat Juga :