Diterpa Pandemi, Minat Warga Bandung Mengakses Aplikasi Kesehatan Tinggi
Jum'at, 22 Januari 2021 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, peningkatan kasus positif COVID-19 di Kota Bandung masih cukup tinggi, dengan puncak lebih dari 1.000 kasus positif aktif untuk pertama kalinya pada 16 Januari 2021. Semantara tingkat keterisian fasilitas kesehatan juga terus meningkat.
Baca juga: Bencana Alam, BPBD Kota Cimahi Sebut Banjir dan Puting Beliung Mendominasi
Terakhir, Halodoc juga membuka fasilitas drive thru Tes COVID-19 pertama di Bandung. Berlokasi di di Jalan Pelajar Pejuang 45 No.28, Lengkong dan beroperasi sejak pukul 07.00 WIB hingga 17.30 WIB. Mayarakat bisa melakukan Tes Cepat (Rapid) Antibodi, Tes Swab Antigen, hingga Tes PCR dengan harga Rp100.000 hingga 1,3 juta.
Baca juga: Kota Bandung Kembangkan Sistem Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Informasi
“Ini bagian dari respon kami terhadap tingginya angka kasus positif COVID-19 berdasarkan data yang ada. Kami berharap dengan semakin banyaknya warga Bandung yang melakukan tes mandiri secara dini, maka masyarakat dapat segera melakukan tindakan kuratif maupun preventif yang diperlukan, sehingga dapat turut menekan laju penyebaran COVID-19,” ujar Dionisius.
Baca juga: Bencana Alam, BPBD Kota Cimahi Sebut Banjir dan Puting Beliung Mendominasi
Terakhir, Halodoc juga membuka fasilitas drive thru Tes COVID-19 pertama di Bandung. Berlokasi di di Jalan Pelajar Pejuang 45 No.28, Lengkong dan beroperasi sejak pukul 07.00 WIB hingga 17.30 WIB. Mayarakat bisa melakukan Tes Cepat (Rapid) Antibodi, Tes Swab Antigen, hingga Tes PCR dengan harga Rp100.000 hingga 1,3 juta.
Baca juga: Kota Bandung Kembangkan Sistem Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Informasi
“Ini bagian dari respon kami terhadap tingginya angka kasus positif COVID-19 berdasarkan data yang ada. Kami berharap dengan semakin banyaknya warga Bandung yang melakukan tes mandiri secara dini, maka masyarakat dapat segera melakukan tindakan kuratif maupun preventif yang diperlukan, sehingga dapat turut menekan laju penyebaran COVID-19,” ujar Dionisius.
(boy)
Lihat Juga :