Jadi Korban Gendam, Tiga Ponsel Pelajar di Mojokerto Raib
Kamis, 21 Januari 2021 - 13:37 WIB
loading...
Lokasi gendam di Jalan Kawi Raya, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
A
A
A
MOJOKERTO - Kawanan pelaku gendam mulai bergentayangan di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Tiga buah handphone milik dua remaja asal Jalan Kawi Raya, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, amblas usai menjadi korban gendam.
Dua pelajar yang bernasib sial itu diketahui Octavian, 17, dan Satria, 17. Sekawan ini menjadi korban gendam saat berada di depan sebuah tempat les di sekitaran jalan Kawi, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Baca juga: Diduga Terganggu Suara Musik Terlalu Keras, Pria di Probolinggo Bacok Tetangga
"Saat itu saya mau pulang. Lah tiba-tiba dihentikan oleh dua orang, lalu di ajak ngobrol. Kataya dua pemuda itu sedang mencari adiknya," kata Octavian kepada awak media, Rabu (20/1/2021).
Awalnya, dua pemuda tak dikenal itu bertanya-tanya soal jalan. Kemudian, salah satu dari mereka menimpali, jika saat ini kedua pemuda misterius itu tengah mencari adiknya. Kemudian, pelaku meminta Octa dan Satria untuk mengantar ke sebuah tempat.
"Pelakunya ada dua, yang satu berada di lokasi awal bersama teman Satria. Sedangkan saya sama Satria ini diajak oleh pelaku satunya keliling. Katanya ke rumah seseorang untuk mencari adiknya. Saat itu pelaku meminta agar ponselnya dititipkan ke teman Satria saja," imbuhnya.
Baca juga: Polsek Jambangan Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu, Temukan Rp245 Juta
Dua pelajar yang bernasib sial itu diketahui Octavian, 17, dan Satria, 17. Sekawan ini menjadi korban gendam saat berada di depan sebuah tempat les di sekitaran jalan Kawi, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Baca juga: Diduga Terganggu Suara Musik Terlalu Keras, Pria di Probolinggo Bacok Tetangga
"Saat itu saya mau pulang. Lah tiba-tiba dihentikan oleh dua orang, lalu di ajak ngobrol. Kataya dua pemuda itu sedang mencari adiknya," kata Octavian kepada awak media, Rabu (20/1/2021).
Awalnya, dua pemuda tak dikenal itu bertanya-tanya soal jalan. Kemudian, salah satu dari mereka menimpali, jika saat ini kedua pemuda misterius itu tengah mencari adiknya. Kemudian, pelaku meminta Octa dan Satria untuk mengantar ke sebuah tempat.
"Pelakunya ada dua, yang satu berada di lokasi awal bersama teman Satria. Sedangkan saya sama Satria ini diajak oleh pelaku satunya keliling. Katanya ke rumah seseorang untuk mencari adiknya. Saat itu pelaku meminta agar ponselnya dititipkan ke teman Satria saja," imbuhnya.
Baca juga: Polsek Jambangan Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu, Temukan Rp245 Juta
Lihat Juga :