Tersandung Kasus Curas, Wahyudi Terpaksa Menikah di Polsek
Rabu, 20 Januari 2021 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Adit yang sudah tak berdaya ditinggal begitu saja di areal pemakaman. Keesokan harinya ditemukan warga dengan luka parah di sekujur tubuhnya. Handphone korban belakangan diketahui dijual di Kabupaten Takalar. Pembelinya adalah napi Lapas.
Baca Juga: Aksi 2 Remaja Pelaku Pencurian Kotak Amal di Masjid Terekam CCTV
"Hasil penyidikan Wahyu mengakui kejahatannya. Peranannya ini dia pelaku dengan lima temannya menganiaya korban dan mengambil handphonenya lalu dijual dan mereka sempat melarikan diri," ungkap Rahman.
Wahyudi mengaku pernikahannya telah lama diagendakan, jauh sebelum aksi kejahatannya dilakukan. Dia mengatakan telah menjalan hubungan sejak Wahyudi masih duduk dibangku kelas 2 SMA dengan Lisna.
Ia mengaku bersyukur karena diizinkan menikah di kantor polisi. Walau di hari pertama menikah, dia dan istrinya kini harus terpisah. "Alhamdulilah biar begini (menikah di Polsek), mau di apa pak," imbuhnya.
Baca Juga: Aksi 2 Remaja Pelaku Pencurian Kotak Amal di Masjid Terekam CCTV
"Hasil penyidikan Wahyu mengakui kejahatannya. Peranannya ini dia pelaku dengan lima temannya menganiaya korban dan mengambil handphonenya lalu dijual dan mereka sempat melarikan diri," ungkap Rahman.
Wahyudi mengaku pernikahannya telah lama diagendakan, jauh sebelum aksi kejahatannya dilakukan. Dia mengatakan telah menjalan hubungan sejak Wahyudi masih duduk dibangku kelas 2 SMA dengan Lisna.
Ia mengaku bersyukur karena diizinkan menikah di kantor polisi. Walau di hari pertama menikah, dia dan istrinya kini harus terpisah. "Alhamdulilah biar begini (menikah di Polsek), mau di apa pak," imbuhnya.
(agn)
Lihat Juga :