Dua Geng Motor Bentrok saat Galangan Dana bagi Korban Longsor, 1 Tewas
Selasa, 19 Januari 2021 - 14:15 WIB
loading...
Foto/ilustrasi SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Dua geng motor terlibat bentrok bersenjata di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (17/1/2021). Akibat bentrok tersebut, satu anggota geng bernama Karta Gunawan tewas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bentrokan terjadi saat anggota geng motor XTC tengah menggelang dana bantuan bagi korban bencana tanah longsor di Dusun Bojong Koneng, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Saat anggota geng motor sedang menggalang dana di pasar Kecamatan Cimanggung, mereka terlibat bentrok dengan anggota geng motor lain yang diduga Brigez. Akibat peristiwa ini, satu orang dari geng motor penggalang dana tewas. Baca juga: Diduga Saling Lempar Mercon, 2 Kubu Remaja di Medan Bentrok Parah
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, pihanya belum mengetahui penyebab pasti bentrokan antar anggota geng motor itu. Yang pasti, pascakejadian, polisi mengamankan 43 orang.
Dari 43 orang yang diamankan itu, kata Kapolres Sumedang, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang menetapkan empat sebagai tersangka. "Empat tersangka berinisial AR alias Tile, DS alias Komeng, N alias Ute, dan W alias Black," kata Kapolres Sumedang.
AKBP Eko mengemukakan, korban Karta Gunawan tewas setelah kepalanya dipukul tiga kali menggunakan air softgun oleh AR. Sedangkan tersangka DS dan N memukul korban menggunakan tangan. Baca juga: Diduga Hendak Tawuran, Geng Motor di Tasikmalaya Diringkus Bawa Sajam
Sementara itu, ujar AKBP Eko, yang paling fatal dilakukan tersangka W menusuk dada kiri korban Karta Gunawan menggunakan pisau. "Saat dibawa ke rumah sakit, pisau masih menancap di dada kiri korban," ujar AKBP Eko.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bentrokan terjadi saat anggota geng motor XTC tengah menggelang dana bantuan bagi korban bencana tanah longsor di Dusun Bojong Koneng, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Saat anggota geng motor sedang menggalang dana di pasar Kecamatan Cimanggung, mereka terlibat bentrok dengan anggota geng motor lain yang diduga Brigez. Akibat peristiwa ini, satu orang dari geng motor penggalang dana tewas. Baca juga: Diduga Saling Lempar Mercon, 2 Kubu Remaja di Medan Bentrok Parah
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, pihanya belum mengetahui penyebab pasti bentrokan antar anggota geng motor itu. Yang pasti, pascakejadian, polisi mengamankan 43 orang.
Dari 43 orang yang diamankan itu, kata Kapolres Sumedang, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang menetapkan empat sebagai tersangka. "Empat tersangka berinisial AR alias Tile, DS alias Komeng, N alias Ute, dan W alias Black," kata Kapolres Sumedang.
AKBP Eko mengemukakan, korban Karta Gunawan tewas setelah kepalanya dipukul tiga kali menggunakan air softgun oleh AR. Sedangkan tersangka DS dan N memukul korban menggunakan tangan. Baca juga: Diduga Hendak Tawuran, Geng Motor di Tasikmalaya Diringkus Bawa Sajam
Sementara itu, ujar AKBP Eko, yang paling fatal dilakukan tersangka W menusuk dada kiri korban Karta Gunawan menggunakan pisau. "Saat dibawa ke rumah sakit, pisau masih menancap di dada kiri korban," ujar AKBP Eko.
Lihat Juga :