Pasien Positif COVID-19 Blitar Lebih Suka Isoman, Ini Akibatnya
Senin, 18 Januari 2021 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Puluhan Cewek Plus-plus di Denpasar Kena Sidak, Diingatkan Cuci Tangan Usai Begituan
"Mayoritas OTG (Yang meminta isolasi mandiri)," tambah Krisna Yekti. Sementara, pada hari kedelapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar terus bertambah. Pada Senin (18/1) ini, terdapat tambahan 30 kasus positif baru. Tambahan kasus baru ini disumbang dari berbagai klaster.
Diantaranya klaster keluarga, klaster pondok pesantren, klaster perjalanan dan klaster yang belum diketahui. Sementara pada saat yang sama, ada sebanyak 39 pasien positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh. "Meski sembuh mereka tetap harus menjalankan protokol kesehatan," pungkas Krisna Yekti.
Baca juga: Kisah Mahasiswi Cantik Jago Silat Nyambi Driver Ojol Demi Kuliah S2
Sementara terhitung secara akumulatif hingga 18 Januari 2021, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 2.793 kasus. Perinciannya, 2.112 sembuh, 200 orang meninggal dunia, 139 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi
"Mayoritas OTG (Yang meminta isolasi mandiri)," tambah Krisna Yekti. Sementara, pada hari kedelapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar terus bertambah. Pada Senin (18/1) ini, terdapat tambahan 30 kasus positif baru. Tambahan kasus baru ini disumbang dari berbagai klaster.
Diantaranya klaster keluarga, klaster pondok pesantren, klaster perjalanan dan klaster yang belum diketahui. Sementara pada saat yang sama, ada sebanyak 39 pasien positif COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh. "Meski sembuh mereka tetap harus menjalankan protokol kesehatan," pungkas Krisna Yekti.
Baca juga: Kisah Mahasiswi Cantik Jago Silat Nyambi Driver Ojol Demi Kuliah S2
Sementara terhitung secara akumulatif hingga 18 Januari 2021, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 2.793 kasus. Perinciannya, 2.112 sembuh, 200 orang meninggal dunia, 139 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi
(msd)
Lihat Juga :