Dituduh Tidak Netral di Pilkada Surabaya, KIPP Angkat Bicara

Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:23 WIB
loading...
Dituduh Tidak Netral...
Ketua KIPP Jatim Novli Bernardo Thyssen blak-blakan terkait hal itu kepada media. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Usai diperiksa Bawaslu bersama Sentra Gakkumdu soal laporan keberpihakan dalam proses Pilwali Surabaya 2020, Ketua KIPP Jatim Novli Bernardo Thyssen blak-blakan terkait 4 tuduhan yang ditujukan pada dirinya.

"Jadi, laporan dari warga bernama Moehtar Arifin kepada KIPP itu ada 4 poin. Pertama, tuduhan KIPP tidak netral karena menghadirkan saksi ahli Dhimam Abror dalam persidangan pelanggaran TSM di Bawaslilu Provinsi. Kedua, KIPP menggunakan kuasa hukum M. Sholeh yang juga kuasa hukum MA-Mujiaman di MK. Ketiga, KIPP tidak menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Dan keempat, KIPP memberikan keterangan palsu di persidangan," ujar Novli.

Menurut Novli, empat tuduhan yang diajukan itu menurutnya tak berdasar sama sekali. "Karena begini Mas, untuk yang pertama misalnya. Saya memilih Pak Dhimam Abror itu dalam kapasitasnya sebagai pakar komunikasi politik. Sebagai jurnalis senior yang sudah sangat berpengalaman. Sebagai saksi ahli. Pihak Bawaslu Jatim pun tidak pernah menolak kesaksian Beliau. Justru menerima. Ini kok yang Bawaslu Kota Surabaya malah mempermasalahkan," beber Novli.

"Untuk yang kedua, soal kuasa hukum saya M. Sholeh, kenapa saya menunjuk Beliau sebagai kuasa hukum? Ini karena hubungan kami yang sudah terjalin lama sebagai alumni dari satu almamater perguruan tinggi yang sama. Juga karena saya yakin dengan kapabilitas Beliau yang sudah sangat teruji. Dan lagi-lagi, hal itu tidak dipermasalahkan oleh pihak Bawaslu Jatim. Kenapa dipermasalahkan Bawaslu Surabaya?" cetusnya.

Terkait dengan tudingan tidak merespon aduan masyarakat, Novli pun juga memiliki pembuktian yang berbeda dengan tuduhan.

"Ada dua aduan yang kita terima selama ini. Pertama, aduan yang sudah kadaluarsa. Kejadian tanggal 9 tapi baru dilaporkan tanggal 16. Sehingga, ketika kami investigasi di lapangan, kami kesulitan mendapatkan bukti," jelasnya.

Kedua, kata dia, aduan dari Taruna Merah Putih yang merupakan sayap partai PDIP. Aduan ini tidak dilengkapi dengan identitas pelapor yang jelas. "Sehingga, kami kesulitan melakukan verifikasi. Tapi, meski demikian kami tetap melakukan investigasi meski berujung pada kendala kekurangan bukti dan temuan. Ketika ditanya oleh Bawaslu pun saya jawab apa adanya. Mereka tanya apa ada aduan melalui WhatsApp, saya jawab ada. Lalu mereka saya tanya balik yang dimaksud aduan yang mana namun saya tidak mendapatkan jawaban yang jelas," urainya.

Baca juga: Tegakkan Prokes, Sekdaprov Heru Harap TNI/Polri Gencarkan Operasi Yustisi

Lebih lanjut, Novli pun menduga adanya upaya kriminalisasi dan politisasi dari sikap Bawaslu Surabaya kepada dirinya.

Baca juga: Sedih! Sejak Bayi Ditinggal Orang Tua, Siswi SD di Pamekasan Kini Merawat Bibi yang Buta

"Jadi masalah ini akan saya laporkan ke pihak yang berwajib. Saya akan laporkan Moehtar Arifin ke Polda Jatim dengan tuduhan pencemaran nama baik. Sedangkan Bawaslu Surabaya akan saya laporkan ke PTUN terkait dugaan melakukan hal yang melebihi kewenangannya," pungkas Novli.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi II DPR Soroti...
Komisi II DPR Soroti Dugaan Netralitas dan Pelanggaran di Pilkada Banten
Kren Laporkan Dugaan...
Kren Laporkan Dugaan Pelanggaran Netralitas Aparat ke Polda Kalbar
Akademisi Dorong Netralitas...
Akademisi Dorong Netralitas di Pilkada Banten, Polri Tegaskan Pelanggar Kena Sanksi
Pilkada Kota Surabaya...
Pilkada Kota Surabaya 2024, Eri-Armuji Melawan Kotak Kosong
7 Fakta Menarik Mantan...
7 Fakta Menarik Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra: Dari Isu Korupsi hingga Klarifikasi Kasus Vina
Profil Sunjaya Purwadi...
Profil Sunjaya Purwadi Sastra, Mantan Bupati Cirebon yang Anaknya Dituding Jadi Pembunuh Vina
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Soroti Penempatan Perwira...
Soroti Penempatan Perwira Polri di Lembaga Sipil, MPSI: Berpotensi Ancam Netralitas
Bawaslu Catat 433 Laporan...
Bawaslu Catat 433 Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada 2024
Rekomendasi
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved