Plt Wali Kota dan Ketua DPRD Sempat Gagal Ikut Vaksinasi, Ini Penyebabnya

Jum'at, 15 Januari 2021 - 14:40 WIB
loading...
Plt Wali Kota dan Ketua...
Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dipersiksa tensinya sebagai salah satu syarat untuk ikut vaksinasi COVID-19.SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 perdana di Balai Kota Surabaya berjalan lancar. Ada lima meja yang harus dilalui semua peserta vaksinasi untuk memastikan diri siap disuntik. Dalam proses screening itu, Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono sempat tertahan di salah satu meja, Jumat (15/1/2021).

Kedua tokoh penting di Kota Pahlawan ini sempat gagal untuk menjadi peserta vaksinasi karena tensinya tinggi. Para petugas yang berada di meja 2 dan meja 3 belum bisa mengizinkan Whisnu Sakti Buana maupun Adi Sutarwijono untuk melanjutkan vaksinasi. Baca juga: Vaksinasi Ditargetkan Januari 2021, Menko Airlangga: Masih Tunggu Kajian BPOM dan Fatwa Halal MUI

WS, panggilan akrab Plt Wali Kota Surabaya, memiliki tensi 160. Setelah melihat tensi yang tinggi, beberapa orang menyuruh WS untuk istirahat terlebih dahulu. Setelah beberapa saat, WS kembali ditensi dan hasilnya pada batasan normal dan dinyatakan lolos untuk menjadi peserta vaksinasi COVID-19 . “Tadi sempat istirahan setelah tensi 160. Baru kemudian tensi lagi dan turun menjadi 140,” kata WS. Baca juga: Gubernur Gorontalo Minta Masyarakat Tidak Termakan Hoaks Vaksinasi Covid-19

Sementara untuk Awi, panggilan akrab Adi Sutarwijono, juga mengalami kondisi yang sama seperti WS. Langkah untuk istirahat sejenak pun dilakukan serta kembali ditensi dan hasilnya bisa diperbolehkan untuk vaksinasi. “Akhirnya pas tensi kedua normal dan diperbolehkan,” kata Awi.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Cegah Kanker Serviks,...
Cegah Kanker Serviks, POGI Gelar Vaksinasi HPV Massal 500 Perempuan
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Siswa SD di Minahasa...
Siswa SD di Minahasa Selatan Tewas Usai Disuntik Vaksin di Sekolah
Percepat Penanganan...
Percepat Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku, Pemprov Jatim Gencarkan Vaksinasi Ternak Sehat
Ganjar Gerak Cepat Antisipasi...
Ganjar Gerak Cepat Antisipasi Penyebaran Antraks, Serbu Vaksinasi Ternak
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Rekomendasi
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved