BMKG Paparkan Sejarah Gempa Dahsyat di Majene dan Mamuju Sulawesi Barat

Jum'at, 15 Januari 2021 - 13:51 WIB
loading...
BMKG Paparkan Sejarah...
Gempa bumi dahsyat pada Jumat (15/1/2021) telah meluluhlantakan sejumlah wilayah di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Foto kendaran rusak akibat gempa/iNews TV/Huzair Z
A A A
MAJENE - Gempa bumi dahsyat pada Jumat dinihari (15/1/2021) meluluhlantakan wilayah, Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat . Berdasarkan analisis Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa bumi ini masih merupakan rangkaian gempabumi pada 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB dengan magnitudo 5,9.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono menegaskan jika gempa bumi yang dalam dua hari ini melanda wilayah Sulawesi Barat bukan pertama kalinya terjadi.

Baca : Gempa Majene 6,2 SR Hancurkan RS Mitra Manakarra, Sejumlah Perawat dan Pasien Tertimbun


Daryono mengatakan, jika pusat gempa yang terjadi pada hari Kamis 14 Januari 2021 dengan kekuatan 5,9 magnitudo. Dan hari ini Jumat 15 Januari 2021, pukul 01.28 WIB atau pukul 02.28 waktu setempat dengan kekuatan 6,2 magnitudo berdekatan dengan pusat gempa pada 1969 lalu.

“Apa yang terjadi di Majene saat ini berkaitan dengan pengulangan gempa di wilayah sana. Pada 1969, sekitar tanggal 23 Februari, dibangkitkan sumber gempa yang sama yaitu dengan kekuatan 6,9 pada kedalaman 13 km,” ungkap Daryono dalam Konferensi Pers Kejadian Gempa Bumi M 6,2 Dan Potensi Bencana Hidrometeorologi secara virtual, Jumat (15/1/2021).

Daryono mengatakan gempa di Sulawesi Barat yang terjadi pada tahun 1969 memicu timbulnya gelombang tsunami. Bahkan, menyebabkan 64 orang meninggal dunia, 97 orang terluka dan 1.287 rumah rusak.

“Gempa 1969 itu memicu terjadinya gempa besar tetapi dengan episenter di laut saat itu, maka timbul tsunami. Dilaporkan saat itu 64 orang meninggal, 97 orang terluka, dan 1.287 rumah mengalami kerusakan, dermaga pelabuhan juga mengalami keretakan. Timbul tsunami 4 meter di Pelattoang, dan di Parasangan dan Paili tingginya 1,5 meter,” kata Daryono.

Daryono pun menjelaskan, gempa yang terjadi di Sulbar dua hari ini. Ia mengatakan jika dari analisis BMKG bahwa gempa pertama atau sebagai gempa pembuka atau pendahuluan adalah pada Kamis dengan 5,9 magnitudo. Kemudian terjadi gempa-gempa susulan sebanyak 26 kali ditambah dengan gempa besar lagi pada Jumat sebesar 6,2 magnitudo. Sehingga total ada 28 gempa yang telah melanda Sulbar dalam dua hari ini.

Daryono mengatakan dalam gempa di Sulbar ini adalah berstruktur sesar naik. Baca juga: Gempa Majene 6,2 SR Hancurkan Kantor Gubernur, Hotel, dan Rumah Sakit

“Ada 3 yang kita kenali sumbernya, dengan mekanisme sumber yang sama, fold thrust belt. Gempa ini memiliki kesamaan dengan gempa yang terjadi masa lalu terkait dengan Mamuju thrust. Kalau kita lihat sumber gempa ini, struktur sesar naik Mamuju seperti ini,” jelasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved