Warga Blitar Kompak Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang
Jum'at, 15 Januari 2021 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
"Korban yang jatuh, terutama pemakai sepeda motor sudah tidak terhitung jumlahnya," tambah Heri. Yang membuat warga semakin kesal, kerusakan jalan di Desa Purwokerto yang berbatasan langsung dengan Desa Karanggayam, sudah dibenahi oleh Pemkab. Baca juga: Pembenahan Jalan Rusak di Kecamatan Tanasitolo Ditargetkan Rampung Tahun Ini
Sementara kerusakan di Karanggayam yang berlangsung lebih lama, yakni setahun setengah tidak ada tanda untuk segera diperbaiki. "Terus terang sebagai sesama warga Kabupaten Blitar yang juga membayar pajak, kami iri. Kenapa di Desa Purwokerto diperbaiki, tapi di Desa Karanggayam tidak?" keluh Heri.
Mantan Kepala Desa Karanggayam Nurkhamim mengatakan sudah pernah menyampaikan permasalahan jalan rusak ke Pemkab Blitar. Sebab, secara aturan, pihaknya tidak bisa menggunakan anggaran alokasi dana desa (ADD dan DD) untuk perbaikan. Saat itu, kata Nurkhamim dirinya berkomunikasi dengan Kepala Dinas PU Puguh dan Mujianto yang saat ini menjabat Plt Sekda Kabupaten Blitar.
"Saat itu dijanjikan segera dibenahi. Tapi sampai hari ini kenyataannya juga tidak ada perbaikan," kata Nurkhamim. Sementara Kepala Desa Karanggayam Edi Sarwono mengatakan, aksi tanam pisang yang dilakukan warganya merupakan aksi spontanitas. Aksi tersebut didorong rasa emosional melihat kerusakan jalan yang tidak segera diperbaiki pemerintah. Baca juga:
Kantor Kecamatan di Blitar Ditutup, Resepsi Pernikahan Diputuskan Dilarang
"Ini spontanitas karena emosi," kata Edi Sarwono. Karena terbentur aturan tidak bisa menggunkan DD dan ADD, Edi juga mengatakan secepatnya melaporkan permasalahan kerusakan jalan tersebut ke Dinas PU Kabupaten Blitar. Sementara pihak Dinas PU Kabupaten Blitar hingga kini belum bisa dikonfirmasi.
Sementara kerusakan di Karanggayam yang berlangsung lebih lama, yakni setahun setengah tidak ada tanda untuk segera diperbaiki. "Terus terang sebagai sesama warga Kabupaten Blitar yang juga membayar pajak, kami iri. Kenapa di Desa Purwokerto diperbaiki, tapi di Desa Karanggayam tidak?" keluh Heri.
Mantan Kepala Desa Karanggayam Nurkhamim mengatakan sudah pernah menyampaikan permasalahan jalan rusak ke Pemkab Blitar. Sebab, secara aturan, pihaknya tidak bisa menggunakan anggaran alokasi dana desa (ADD dan DD) untuk perbaikan. Saat itu, kata Nurkhamim dirinya berkomunikasi dengan Kepala Dinas PU Puguh dan Mujianto yang saat ini menjabat Plt Sekda Kabupaten Blitar.
"Saat itu dijanjikan segera dibenahi. Tapi sampai hari ini kenyataannya juga tidak ada perbaikan," kata Nurkhamim. Sementara Kepala Desa Karanggayam Edi Sarwono mengatakan, aksi tanam pisang yang dilakukan warganya merupakan aksi spontanitas. Aksi tersebut didorong rasa emosional melihat kerusakan jalan yang tidak segera diperbaiki pemerintah. Baca juga:
Kantor Kecamatan di Blitar Ditutup, Resepsi Pernikahan Diputuskan Dilarang
"Ini spontanitas karena emosi," kata Edi Sarwono. Karena terbentur aturan tidak bisa menggunkan DD dan ADD, Edi juga mengatakan secepatnya melaporkan permasalahan kerusakan jalan tersebut ke Dinas PU Kabupaten Blitar. Sementara pihak Dinas PU Kabupaten Blitar hingga kini belum bisa dikonfirmasi.
(don)
Lihat Juga :