Disuntik Vaksin COVID-19 di Puskesmas, Dokter Tirta: Saya Tidak Apa-Apa, Masih Ngegas

Kamis, 14 Januari 2021 - 16:57 WIB
loading...
Disuntik Vaksin COVID-19...
Inluerncer dr Tirta Mandira Budhi menyiarkan langsung saat divaksin COVID-19 di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, DIY, Kamis (14/1/2021). Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
A A A
SLEMAN - Influencer d r Tirta Mandira Hudhi (dr Tirta ) mengikuti kick off pelaksanaan vaksin COVID-19 tahap pertama di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, DIY, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Sultan Pastikan Tak Ada Sanksi Warga Penolak Vaksin Sinovac

Sebelum mendapat suntikan, dr Tirta terlebih dahulu mengecek kepastian jika yang disuntikan memang benar vaksin, bukan vitamin. Untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang diberikan kepada para tokoh publik sama dengan yang akan diberikan kepada masyarakat, maka saat live di Instagram (IG), dr Tirta merekam detail alur suntik vaksin Sinovac. Dia memperlihatkan boks vaksin Sinovac dan bagaimana cara mengambilnya dengan suntikan untuk menepis hoaks.

Baca juga: Jalani Suntik Vaksin COVID-19 Pertama, Wabup Semarang Merasa Kaget

Setelah itu, baru dia divaksin. Saat disuntik vaksin pun juga disiarkan langsung. "Saya tidak apa-apa, tidak bengkak, dan masih hidup, masih ngegas," ujarnya sesuai divaksin.

Dia menjelaskan bahwa vaksin Sinovac aman, di mana efikasi 65,3% dan efek samping 0,1-1%. Artinya faktor risiko jika kena COVID-19 tiga kali lebih rendah. Harapannya setelah seluruh rakyat divaksin 70% bisa lagi normal. Hanya saja karena menunggu 70% masih lama dan harus dua kali vaksin, maka setelah divaksin tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Vaksin COVID-19 Sinovac akan efektif setelah dua kali karena antibodi sedang proses. Kalau setelah vaksin, harus menjaga tubuh dan mematuhi prokes. Kita tunggu dua minggu dulu, jadi bukan berarti setelah divaksin menang," terangnya.

Mengenai alasan mengapa memilih divaksin di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, penggiat media sosial ini mengaku sebenarnya akan divaksin bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Namun, pada 10 Januari 2021 dr Tirta mengaku dihubungi kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman untuk divaksin pertama di Puskesmas Ngenplak 2.

Dia kemudian berdiskusi dengan Kemenkes dan staf kepresidenan, akhirnya disarankan lebih baik kalau tenaga kesehatan (nakes) vaksin di Puskesmas. Ini bukan tanpa alasan. Diharapkan dengan divaksin di Puskesmas, masyarakat lebih percaya sekaligus menangkal hoaks tentang vaksin COVID-19.

"Tenaga kesehatan (nakes) itu kan, pelayanan pertama berawal dari puskesmas. Jadi alangkah lebih elok kalau nakes-nakes anak muda disuntiknya di puskesmas agar menjadi sarana edukasi bagi masyarakat," katanya.

Terkait denda bagi yang tidak mau divaksin, dr Tirta menyatakan ketidaksetujuannya. Namun harus didukasi dengan persuasif dan meyakinkan keamanan vaksin. Dia berharap pemerintah bisa membuat keputusan yang bijak.

"Tinggal edukasi saja, (masyarakat) takut karena tidak melihat. Dengan adanya denda, rakyat akan antipati," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Keputusan Kejari Sleman...
Keputusan Kejari Sleman Menutup Perkara Hogi Minaya Dinilai Tepat
Sang Suami Dijadikan...
Sang Suami Dijadikan Tersangka Kasus Penjambret Tewas di Sleman, Istri Minta Keadilan
3 Tewas Akibat Kecelakaan...
3 Tewas Akibat Kecelakaan KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan Motor di Prambanan Sleman
Amankah Intermittent...
Amankah Intermittent Fasting untuk Penderita GERD? Ini Penjelasan dr Tirta
Ini Bahaya yang Mengintai...
Ini Bahaya yang Mengintai Tidur setelah Sahur Kata dr Tirta
Kejari Sleman Minta...
Kejari Sleman Minta Maaf dan Siap Hentikan Perkara Hogi Minaya
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved